Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid Berlalu, Wisata Tambang Ombilin Bakal Dibanjiri Wisatawan

Pemerintah Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatra Barat, optimistis wisatawan ke daerah itu meningkat untuk mengunjungi objek wisata tambang yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia sejak Juli 2019.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  20:34 WIB
Museum Mbah Soero di Kota Wisata Tambang Sawahlunto, Sumatra Barat. - UNESCO
Museum Mbah Soero di Kota Wisata Tambang Sawahlunto, Sumatra Barat. - UNESCO

Bisnis.com, PEKANBARU – Pemerintah Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatra Barat, meyakini kunjungan wisatawan ke daerah itu akan meningkat, setelah pandemi Covid-19 ini berakhir.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menjelaskan keyakinan pihaknya didasarkan kepada status objek wisata Tambang Batu Bara Ombilin (TBO) yang telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

“Pada 26 Juli 2019, Tambang Batubara Ombilin yang merupakan peninggalan sejarah di Sawahlunto telah mendapatkan legitimasi berstandar internasional yaitu menjadi Warisan Dunia UNESCO sebagai coal mining heritage,” ujarnya pada Selasa (9/3/2021).

Deri memaparkan perjuangan Pemkot Sawahlunto sampai mendapatkan pengakuan dari UNESCO memiliki sejarah panjang.

Menurutnya, sejak tambang batu bara ditutup pada 1996, aktivitas perekonomian di daerah itu ikut menurun karena banyak warganya yang memilih pindah dan keluar dari kota tersebut.

Namun, pemda tidak tinggal diam dan berupaya melakukan sejumlah strategi agar daerah itu bisa tetap hidup dengan menetapkan Sawahlunto sebagai Kota Wisata Tambang sejak 2001.

Keputusan ini menurut Deri tidak hanya diambil oleh pemda saja, tetapi mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat setempat, sehingga arah pembangunan daerah juga disesuaikan dengan visi menjadi kota wisata.

“Bayangkan kota tambang yang biasanya kumuh, panas, itu akhirnya diubah dengan upaya semua pihak menjadi kota wisata yang sejuk dan nyaman dikunjungi wisatawan,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan seluruh elemen masyarakat itu tidak sia-sia dengan penetapan status sebagai Warisan Dunia UNESCO pada Juli 2019.

Dampak yang dirasakan pihaknya yaitu mulai Juli sampai Oktober 2019, ada banyak kunjungan wisatawan mancanegara yang mendatangi Sawahlunto, karena status yang disandang oleh kota bekas tambang batu bara itu.

“Memang sejak pandemi ini terasa sekali turunnya kunjungan wisatawan, namun kami meyakini setelah ini usai, wisatawan akan kembali datang untuk melihat Warisan Dunia UNESCO yaitu Tambang Batu Bara Ombilin di Sawahlunto ini, khususnya penyuka wisata sejarah,” ujarnya.

Adapun saat ini ada total lima objek wisata yang telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO di Indonesia, yaitu Candi Borobudur, Candi Prambanan, Situs Manusia Purba Sangiran, Lanskap Budaya Subak Bali, dan Tambang Batu Bara Ombilin di Sawahlunto.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unesco PLTU Ombilin
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top