Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trio Cabai, Daging Ayam, dan Telur Kompak Bikin Sumsel Deflasi

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, trio komoditas dari kelompok bahan makanan itu kompak menurun. Padahal, sebelumnya berkontribusi terhadap laju inflasi.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  17:11 WIB
Cabai di salah satu pasar di Batam. - Bisnis/Bobi Bani
Cabai di salah satu pasar di Batam. - Bisnis/Bobi Bani

Bisnis.com, PALEMBANG – Sumatra Selatan tercatat mengalami deflasi sebesar 0,08 persen pada Februari 2021. Deflasi terjadi lantaran penurunan harga tiga komoditas pangan, yaitu cabai merah, daging ayam, dan telur ayam ras.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, trio komoditas dari kelompok bahan makanan itu kompak menurun setelah sebelumnya terus berkontribusi terhadap laju inflasi.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sumsel Sukerik mengatakan kondisi deflasi terjadi setelah 4 bulan terakhir Sumsel terus mengalami inflasi.

“Sejak Oktober 2020, kita selalu inflasi. Ketiga komoditas itulah yang selalu mendominasi terbentuknya inflasi di Sumsel,” katanya, Senin (1/3/2021).

Dia memaparkan penurunan harga ketiga komoditas bahan makanan itu tak hanya terjadi di Kota Palembang, melainkan juga Kota Lubuklinggau. Sukerik menjelaskan terjadinya deflasi tersebut menunjukkan upaya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengendalikan inflasi.

Namun demikian, dia mengatakan deflasi tidak serta-merta menandakan kondisi perekonomian yang baik. Sementara itu, lanjutnya, inflasi juga bukan berarti kondisi yang tidak bagus. Menurutnya inflasi tahun kalender Sumsel sebesar 0,34% pada masa Februari 2021—Desember 2020. 

“Yang baik itu adalah inflasi terkendali serta tidak terimbas dengan struktur ekonomi makro secara keseluruhan,” imbuhnya. .


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi bahan pokok
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top