Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rasio Elektrifikasi Sumut Capai 99,99 Persen

Rasio desa berlistrik di wilayah Sumatra Utara pada 2017 sebesar 95,89 persen dan hingga awal Januari 2021 terjadi peningkatan sebesar 2,77 persen.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  04:02 WIB
Ilustrasi perawatan jaringan listrik PLN - Antara/Rony Muharrman
Ilustrasi perawatan jaringan listrik PLN - Antara/Rony Muharrman

Bisnis.com, JAKARTA — PLN mencatat rasio elektrifikasi di Sumatra Utara telah mencapai 99,99 persen. Capaian ini juga diikuti oleh peningkatan rasio desa berlistrik di Sumut yang mencapai 98,66 persen.

Sebelumnya, rasio elektrifikasi di wilayah Sumatra Utara pada 2016 sebesar 93,70 persen dan mengalami peningkatan yang signifikan hingga akhir 2020, sedangkan untuk rasio desa berlistrik di wilayah Sumatra Utara pada 2017 sebesar 95,89 persen dan hingga awal Januari 2021 terjadi peningkatan sebesar 2,77 persen.

Dalam perkembangan terbaru, sembilan dusun di Kabupaten Tapanuli Utara telah teraliri listrik, yakni meliputi Limus, Lobu Haminjon, Lobu Jambang, Siantar Naipospos, Batu Lamak, Torhonas, Bagot, Huta Silalahi, dan Dusun Sitandiang.

Peresmian penyambungan listrik pedesaan dilakukan oleh General Manager PLN UIW Sumatra Utara M Irwansyah Putra dan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan.

Tahun lalu, Irwansyah bersama Bupati Nias Selatan Hilarius Duha juga telah meresmikan listrik perdesaan di Desa Fanedanu, Sisiwa Ewali, Lolozukhu, Kecamatan Ulu Idanotae, Desa Na'ai dan Hilisaoto di Kecamatan Siduaori, Desa Sinar Susua, Kecamatan Somambawa dan Desa Hiliorahua Tasua, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias.

Irwansyah menjelaskan bahwa peresmian tersebut merupakan bagian dari langkah PLN dalam mewujudkan keadilan energi di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatra Utara.

“Sebagai badan usaha pengelola kelistrikan nasional, PLN terus menjalankan anamah negara untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di seluruh penjuru Indonesia. Salah satunya penyambungan listrik di daerah yang sulit terakses melalui program listrik perdesaan,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (18/2/2021).

Pada Agustus 2020, PLN telah melakukan ekspedisi terangi negeri di Kepulauan Nias Selatan. Selama 14 hari, tim dari Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN UIW Sumatra Utara melakukan survei di 36 desa, 7 kecamatan, dan 20 pulau sebagai bahan perencanaan dalam meningkatkan rasio desa berlistrik di Sumatra Utara.

Secara konsisten PLN akan terus melakukan perencanaan dan pembangunan listrik pedesaan untuk menerangi 14,8 juta jiwa di 33 kabupaten atau kota di Sumatra Utara. Selama 2020, PLN melalui Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatra Utara berhasil melakukan penyambungan listrik di 96 dusun untuk memenuhi kebutuhan dari total sekitar 8.000 pelanggan. Per Januari 2021 PLN telah melistriki 6.028 desa di Sumatra Utara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elektrifikasi
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top