Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hasil Pilkada Sumbar Masih Berkonflik, Sekda Jadi Plh Gubernur, Ini Harapannya

Penugasan Alwis ini ditunjuk secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui radiogram nomor 121/672/SJ tertanggal 10 Februari 2021.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 13 Februari 2021  |  12:34 WIB
Hasil Pilkada Sumbar Masih Berkonflik, Sekda Jadi Plh Gubernur, Ini Harapannya
Plh Gubernur Sumbar Alwis (kiri) serah terima jabatan dari Irwan Prayitno yang didampingi oleh Nasrul Abit yang merupakan Gubernur dan Wagub Sumbar 2016-2021 di Auditorium Gubernur di Padang, Jumat (12/2/2021). - Ist
Bagikan

Bisnis.com, PADANG - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Barat Alwis resmi menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Gubernur Sumbar terhitung mulai Jumat (12/2/2021).

Penugasan Alwis ini ditunjuk secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui radiogram nomor 121/672/SJ tertanggal 10 Februari 2021.

Alwis mengatakan, hasil Pilkada masih berproses di Mahkamah Konstitusi. Sehingga, untuk mengisi kekosongan, Kemendagri menunjuk dirinya menjadi Plh Gubernur Sumbar.

"Penunjukannya sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014. Apabila terjadi kekosongan maka Plh-nya Pejabat Tinggi Madya yaitu Sekda," sebut Alwis, Sabtu (13/2/2021).

Menurutnya dalam penugasan dirinya sebagai Plh Gubernur Sumbar itu, ke depan langkah yang akan dilakukan adalah menggelar pertemuan dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar, sebagai bentuk melanjutkan roda pemerintahan, jelang gubernur terpilih untuk dilantik.

"Ada sejumlah harapan dan pesan yang dititipkan kepada kami dari pak Irwan Prayitno dan Nasrul Abit yang merupakan mantan kepala daerah yang telah berbuat banyak untuk Sumbar selama 5 tahun ini," ucapnya.

Dia menjelaskan untuk Irwan Prayitno telah memimpin Sumbar selama dua periode atau 10 tahun. Sementara Nasrul Abit yang mendampingi Irwan Prayitno atau sebagai Wakil Gubernur selama 5 tahun.

Tidak dipungkiri telah banyak hal yang diperbuat untuk Sumbar, seperti infrastruktur, serta kebijakan-kebijakan lainnya, termasuk dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Saya pribadi yang juga sebagai Sekdaprov Sumbar, dan juga mewakili ASN lainnya, serta masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada beliau. Pemikiran dan subangsih pemikiran pak Irwan Prayitno dan Nasrul Abit masih dibutuhkan di Sumbar ini, karena telah menjadi tokoh," harap Alwis.

Sebelumnya di acara serah terima jabatan, Irwan Prayitno mengatakan, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Sehingga hal itu pula yang akan terjadi bagi siapapun.

"Beda lagi bapisah bukannyo bacarai meskipun kita berpisah, tetapi masih bisa bertemu dan bersilaturahmi," sebutnya.

Sedangkan Nasrul Abit berharap hubungan yang baik tetap terjaga, dan Sumbar tetap kondusif kedepannya.

"Karena jabatan ini adalah amanah dari Allah SWT, selama lima tahun, saya mendampingi Irwan Prayitno, kami selalu rukun dan berbagi tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing," kata Nasrul Abit.

Dia mengatakan, bahwa sebagai Wagub Sumbar sudah berupa untuk menjadi yang terbaik bagi masyarakat Sumbar. Nasrul Abit berharap siapa saja yang menjadi pemimpin Sumbar ke depan berarti ialah yang terbaik.

Seperti diketahui bersama masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar masa jabatan 2016-2021 berakhir pada tanggal 12 Februari 2021. (k56)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar mahkamah konstitusi Pilkada 2020
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top