Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Dorong Jasa Keuangan di Kepri Pacu Pertumbuhan

Indikatornya peningkatan aset sebesar 13,80 persen (yoy), DPK sebesar 17,53 persen (yoy), kredit mengalami penurunan -0,50 persen (yoy).
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 18 Desember 2020  |  15:54 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, BATAM - Perkembangan sektor jasa keuangan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) cukup stabil. Indikatornya peningkatan aset sebesar 13,80 persen (yoy), DPK sebesar 17,53 persen (yoy), kredit mengalami penurunan -0,50 persen (yoy).

Dirinci dari sisi penyaluran kredit, sektor rumah tangga menjadi yang tertinggi sebesar Rp8,02 triliun, disusul kepemilikan rumah tinggal Rp6,98 triliun, perdagangan sebesar Rp5,91 triliun, industri pengolahan sebesar Rp5,00 triliun, dan transportasi, pergudangan dan komunikasi sebesar Rp3,36 triliun.

"Sektor IKNB juga masih menunjukkan kondisi yang stabil, berdasarkan data posisi Oktober 2020, dimana Piutang Pembiayaan Perusahaan Pembiayaan tercatat sebesar Rp3.360 miliar atau menurun -1,61 year on year (yoy)," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, Rony Ukurta Barus.

Adapun piutang pembiayaan tersebut terdiri dari pembiayaan multiguna sebesar Rp2.653 miliar, pembiayaan modal kerja sebesar Rp548 ,iliar, pembiayaan investasi sebesar Rp128 Miliar dan pembiayaan syariah sebesar Rp30 miliar.

Non Performing Financing (NPF) di Provinsi Kepulauan Riau sebesar 2,11 persen.

Pada sektor pasar modal, terdapat pertumbuhan jumlah investor di Provinsi Kepri pada September 2020 sebesar 60,23 persen (yoy), menjadi 36.966 investor. Dengan komposisi sebesar 57,5 persen berinvestasi pada reksadana, sebesar 34,4 persen berinvestasi pada saham dan 8,1 persen berinvestasi pada efek Surat Berharga Negara. (K41)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau OJK kepri
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top