Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TPKAD Sumut dan Langkat Dinobatkan sebagai Penyedia Akses Keuangan Terbaik oleh OJK

Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Kabupaten Langkat menyabet dua penghargaan sekaligus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam kompetisi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award Tahun 2020 pada kategori Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Penyediaan Akses Keuangan Terbaik.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 11 Desember 2020  |  12:15 WIB
TPKAD Sumut dan Langkat Dinobatkan sebagai Penyedia Akses Keuangan Terbaik oleh OJK
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengikuti Rakornas TPAKD secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dari Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman 41 Medan, Kamis (10/12/2020). Pada Rakornas tersebut Provinsi Sumut dan Kabupaten Langkat mendapat penghargaan sebagai Penyediaan Akses Keuangan Terbaik. - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Kabupaten Langkat menyabet dua penghargaan sekaligus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam kompetisi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award Tahun 2020 pada kategori Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Penyediaan Akses Keuangan Terbaik.

Melalui penghargaan ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap penyediaan akses keuangan terus ditingkatkan oleh seluruh organisasi perangkat daerah Sumut (OPD).

“selanjutnya kita akan menata dampak pandemi Covid-19 ini pada sektor ketenagakerjaan,” ujar Edy seperti dikutip dalam keterangan pers, Jumat (11/12/2020).

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menekankan pada seluruh pemerintah daerah agar mempercepat perluasan akses keuangan dan pembiayaan daerah.

“Lebih agresif dalam meningkatkan literasi keuangan, meningkatkan pengetahuan, peningkatan minat, meningkatkan kepercayaan terhadap industri keuangan,” kata Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual, Kamis (10/12/2020).

Jokowi juga meminta TPAKD harus lebih aktif terlibat dalam pendirian kelompok tani, terutama mendorong cara-cara yang dilakukan oleh koperasi masyarakat yaitu pendampingan dan asistensi. Kemudian penguatan infrastruktur, percepatan akses keuangan.

“Ini tidak mungkin dilakukan jika caranya masih biasa-biasa saja. Harus ada terobosan-terobosan baru yang inovatif dan efisien. Tingkatkan inklusi keuangan daerah terutama untuk rakyat kecil,” katanya.

Adapun, Ketua DK OJK Wimboh Santoso menjelaskan sampai Desember ini telah dibentuk sebanyak 224 TPAKD terdiri dari 32 provinsi dan 176 kabupaten/kota yang telah melakukan berbagai program sejalan dengan mendukung program pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Beberapa program telah dilakukan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti program KUR Klaster, Jaring, Lakupandai, Bumdes Center, Bank Wakaf Mikro, Simpanan Pelajar, Satu Pelajar Satu Rekening dan program keuangan inklusif lainnya.

Kemudian untuk memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM, OJK juga menginisiasi berbagai terobosan pengembangan ekosistem berbasis digital melalui pengembangan aplikasi seperti KUR Bali, BWM Digital dan UMKMMU. Keseluruhan upaya ini dikoordinasikan implementasinya di daerah oleh TPAKD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top