Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investasi Pariwisata di Negeri Sejuta Pesona Tersandung Corona

Keindahan alam di daerah ujung selatan Sumbar ini, ternyata belum didukung infrastruktur seperti halnya hotel dengan fasilitas hotel berbintang.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 12 September 2020  |  10:05 WIB
Salah satu spot untuk menikmati pemandangan di kawasan wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. - Bisnis/Noli Hendra
Salah satu spot untuk menikmati pemandangan di kawasan wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, PADANG - Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat, tidak diragukan lagi dengan keindahan alamnya dan sehingga daerah ini pun dijuluki sebagai daerah Negeri Sejuta Pesona.

Keindahan alam di daerah ujung selatan Sumbar ini, ternyata belum sepenuhnya bisa dikelola dari segi dukungan infrastruktur seperti halnya hotel dengan fasilitas hotel berbintang.

Sehingga tidak asing lagi bila daerah ini meski banyak kunjungan wisatawannya, tapi pengunjung harus pergi ke Kota Padang untuk mencari penginapan.

"Pesisir Selatan ini sejak populernya wisata Mandeh kunjungan wisatawannya naik drastis. Tapi orang yang menginap di Painan itu hanya sedikit," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan, Suardi, kepada Bisnis, Jumat (11/9/2020).

Dengan kondisi seperti itu, Suardi mengakui bahwa sejatinya pembangunan hotel berbintang adalah potensi investasi yang sangat bagus di Pesisir Selatan. Lebih bagus lagi bila hotelnya dibangun di kawasan wisata Mandeh.

Menurutnya jika hotel berbintang dibangun di Mandeh itu maka dapat dipastikan bakal menjadi hotel yang dikelilingi oleh pemandangan yang sangat indah. Namun kendati demikian, potensi seperti itu belum bisa digarap oleh investor.

"Kalau yang minat itu banyak, cuma sejauh ini tidak ada yang serius. Padahal dari Pemkab Pesisir Selatan menyatakan akan memberikan kemudahan kepada setiap investor yang ingin berinvestasi ke Pesisir Selatan," sebutnya.

Apalagi kini persoalan pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga kondisi tersebut seakan menambah persoalan investasi ke Pesisir Selatan.

Suardi menyampaikan sejauh ini jumlah hotel di Pesisir Selatan terutama di kawasan Painan sendiri yang dinilai cukup memadai ada sekitar 5 hotel saja. Lima hotel itu pun tidak satupun hotel yang berbintang atau masih sekelas hotel melati.

Diakuinya bahwa untuk mengajak investor untuk berinvestasi ke Pesisir Selatan tidaklah mudah. Sebab perlu ada dorongan dari pemerintah juga seperti perlu adanya event-event yang sifatnya bisa membuat orang bermalam di Painan.

"Ini tantangan kita di daerah sebenarnya. Karena jika tidak ada event-event di daerah ini orang luar daerah tidak mau datang. Bagi kami hal ini tentunya harus didorong dan sekarang tinggal menunggu investor, mau atau tidak," tegas dia.

Untuk itu Suardi menyatakan bahwa potensi investasi di Pesisir Selatan salah satunya adalah di bidang pariwisata karena memiliki daerah yang indah dan bagus.

Punya pariwisata yang begitu menakjubkan tentu harus didukung dengan sarana dan prasarana selain jalan yang telah bagus, Pesisir Selatan juga butuh adanya pembangunan hotel yang berbintang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata sumbar
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top