Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Menggeliat lagi, Konsumsi BBM di Sumbagsel mulai Normal

Konsumsi BBM nonsubsidi di wilayah Sumatra Bagian Selatan atau Sumbagsel tercatat meningkat seiring aktivitas ekonomi yang mulai menggeliat di tengah pandemi Covid-19.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 08 September 2020  |  16:36 WIB
Aktivitas SPBU di wilayah operasi Pertamina Sumbagsel (Sumatra bagian selatan)
Aktivitas SPBU di wilayah operasi Pertamina Sumbagsel (Sumatra bagian selatan)

Bisnis.com, PALEMBANG - Konsumsi BBM nonsubsidi di wilayah Sumatra Bagian Selatan atau Sumbagsel tercatat meningkat seiring aktivitas ekonomi yang mulai menggeliat di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan data PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, konsumsi bahan bakar nonsubsidi pada bulan Agustus sudah mendekati rata-rata normal konsumsi bulanan sebelum pandemi, yakni periode Januari -Februari 2020.

Dewi Sri Utami, Region Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, mengatakan konsumsi BBM nonsubsidi jenis gasoline,  yakni Pertamax dan Pertamax Turbo pada bulan Agustus menyentuh kisaran 21.000 Kiloliter (KL). 

“Angka tersebut naik tipis dari konsumsi normal bulanan sebelum Covid-19 periode Januari--Februari 2020, yakni sekitar 19.700 KL,” katanya, Selasa (8/9/2020).

Menurut Dewi, peningkatan tersebut seiring dengan mulai banyak beroperasinya sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi, industri, pusat perbelanjaan, dan pelaku usaha, di era kenormalan baru.

“Kondisi itu berlaku di wilayah Sumbagsel yang mencakup provinsi Lampung, Sumsel, Bangka Belitung, Bengkulu dan Jambi,” kata dia. 

Dia menilai dukungan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat, telah menyokong ekonomi di Sumbagsel terus bergeliat di mana konsumsi energi menjadi salah satu parameter pergerakan ekonomi.

Kondisi peningkatan konsumsi, kata Dewi, juga terjadi pada konsumsi BBM jenis gasoil, yakni Dexlite dan Pertamina Dex.

Di mana konsumsi pada bulan Agustus telah mencapai lebih dari 4.000 KL, sementara rata-rata konsumsi bulanan pada Januari –Februari 2020 sebanyak 3.850 KL.

Dia memaparkan konsumsi BBM Nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex semakin meningkat, seiring dengan tingginya kesadaran konsumen terhadap penggunaan BBM berkualitas untuk performa kendaraan yang optimal. 

Dewi menjelaskan pertamax memiliki nilai oktan (RON) 92, Pertamax Turbo RON 98, dan Dexlite serta Pertamina Dex memiliki cetane (CN) masing-masing ada di angka 51 dan 53. 

Penggunaan jenis bahan bakar ini kian diminati, berperan mendukung performa kendaraan, irit, serta ramah lingkungan. 

“Meski pandemi belum diketahui kapan akan berakhir, namum Pertamina terus berupaya memberikan layanan kepada konsumen dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Penerapan protokol kesehatan itu, seperti melengkapi petugas dengan masker dan faceshields, jaga jarak fisik di SPBU serta mendorong transaksi nontunai menggunakan Aplikasi MyPertamina.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BBM sumbagsel
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top