Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Lada di Bangka Belitung Naik, Petani Sebut Belum Ideal

Untuk bisa meraup untung dari penjualan komoditas lada, setidaknya harga lada harus mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 September 2020  |  18:28 WIB
Biji lada sudah dipanen. - Antara/Akbar Tado
Biji lada sudah dipanen. - Antara/Akbar Tado

Bisnis.com, KOBA, BABEL - Harga komoditas lada di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam bulan ini mulai menunjukkan grafik kenaikan dari Rp48.000 per kilogram menjadi Rp51.000 per kilogram.

Choiri, seorang petani lada di Bangka Tengah, Jumat (4/9/2020), mengatakan harga lada dalam bulan ini menunjukkan grafik positif yaitu mengalami kenaikan sekitar Rp3.000 per kilogram.

"Sebelumnya harga lada terus merosot dan hanya bertahan di angka Rp45.000 hingga Rp48.000 per kilogram, namun sekarang sudah mencapai Rp50.000 per kilogram," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, harga lada mencapai Rp51.000 per kilogram belum mampu menguntungkan para petani karena biaya operasionalnya cukup tinggi.

"Untuk bisa meraup untung dari penjualan komoditas lada, setidaknya harga lada harus mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram," ujarnya.

Sementara Jupri, petani lada yang lainnya mengaku harga lada dengan penjualan skala besar lebih mahal dibanding penjualan skala kecil.

"Kalau penjualan sudah berdasarkan kampil atau karung dengan jumlah mencapai ratusan kilo, harganya bisa lebih mahal," ujarnya tanpa menyebutkan nominal harga.

Sementara Alex, petani lada yang lainnya menyatakan kendati harga lada naik menjadi Rp51.000 per kilogram namun petani tetap belum mendapatkan untung dengan harga demikian.

"Kita bisa hitung, biaya untuk upah panen bisa mencapai Rp100.000/orang/hari dan biaya perawatan lada dari pembibitan sampai panen bisa mencapai Rp50.000/batang, dengan kondisi demikian mestinya harga lada Rp85.000 per kilogram untuk mendapatkan keuntungan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian bangka belitung lada

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top