Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Tandan Buah Segar Sawit Naik Tipis

Kenaikan ini masih dipengaruhi aktivitas perdagangan global di sektor Crude Palm Oil (CPO).
Eko Permadi
Eko Permadi - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  22:20 WIB
Pekerja mengangkat buah sawit. - Bloomberg/Dimas Ardian
Pekerja mengangkat buah sawit. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, PEKANBARU — Penetapan harga Tanda Buah Segar (TBS) Sawit di tingkat petani Riau sampai 1 September naik tipis 0,50 persen atau Rp10,01/kg untuk umur 10 sampai 20 tahun.

Berbeda dari pekan sebelumnya, kenaikan mencapai 0,90 persen. Harga pembelian TBS di tingkat petani Riau untuk sepekan ini menjadi Rp2,012,58/kg.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) merilis penetapan harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau ke-34 periode 26 Agustus sampai dengan 1 September 2020.

Kenaikan ini masih dipengaruhi aktivitas perdagangan global di sektor Crude Palm Oil (CPO). Misalnya, India akan segera mengangkat kebijakan lockdown sehingga mencerahkan prospek permintaan yang selama ini tidak begitu baik.

Defris Hatmaja, Kabid PPHP menjelaskan produksi CPO Malaysia pada Juli 2020 turun 4 persen dari bulan sebelumnya menjadi sebesar 1,8 juta ton, meskipun negara tetangga tersebut memasuki puncak musim produksi.

Persediaan minyak sawit Malaysia juga turun hampir 11 persen secara bulanan menjadi 1,69 juta ton pada akhir Juli 2020. Adapun, rilis data produksi dan ekspor itu mencuat bersamaan dengan prospek pemulihan permintaan di beberapa negara konsumen utama CPO, seperti China dan India, yang kembali meningkat.

Sementara itu, China memberikan sinyal pertumbuhan ekonomi semakin membaik juga diyakini siap memborong CPO untuk memenuhi kebutuhan yang tertunda selama lockdown pada kuartal I/2020.

“Indeks dollar AS kembali menguat sehingga melemahkan ringgit dan membuat CPO menjadi lebih murah bagi investor dengan denominasi mata uang asing lain,” kata Defris.

Adapun, indeks dollar AS berada di level 93,138. Oleh karena itu, diprediksi harga CPO dapat menyentuh level 3.400 ringgit per ton hingga akhir tahun. Harga CPO masih berada di jalur bullish yang juga akan dorong sentimen penyerapan dari Indonesia yang tinggi.

Defris melanjutkan, menguatnya harga TBS periode ini juga disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. Namun ada beberapa yang malah mengalami penurunan.

Harga jual CPO saat ini Rp9.162,97. PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp22,57/kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp79,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp9,97/Kg dari harga minggu lalu. Dan PT Astra Agro mengalami penurunan harga sebesar Rp70,00/kg,

Sedangkan untuk harga jual kernel saat ini Rp4.825,64. PT Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp96,00/kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp24.34/Kg dari harga minggu lalu.

Berikut harga TBS menurut usia pohon kelapa sawit diantaranya umur 3 tahun sebesar Rp1.482,12, umur 4 tahun Rp1.606,34, umur 5 tahun Rp1.756,57, umur 6 tahun Rp1.798,91, umur 7 tahun Rp1.869,09, umur 8 tahun Rp1.920,83, umur 9 tahun Rp1.966,28, umur 10 sampai 20 tahun Rp2.012,58, umur 21 tahun Rp 1.926,55, umur 22 tahun Rp1.916,81, umur 23 tahun Rp 1.908,69, umur 24 tahun Rp1.827,53, umur 25 tahun Rp 1.782,90.(K42)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau minyak sawit kelapa sawit
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top