Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang New Normal, Bukittinggi Perkuat Kapasitas Perawatan Covid-19

Kota Bukittinggi yang telah keluar dari masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan masuk pada masa kenormalan baru terus menambah kapasitas pelayanan kesehatan untuk menangani Covid-19.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  16:57 WIB
Ilustrasi: Jam Gadang Bukittinggi - Bisnis.com
Ilustrasi: Jam Gadang Bukittinggi - Bisnis.com

Bisnis.com, PEKANBARU – Kota Bukittinggi yang telah keluar dari masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan masuk pada masa kenormalan baru terus menambah kapasitas pelayanan kesehatan untuk menangani Covid-19.

Irwan Prayitno, Gubernur Sumatera Barat, pun memastikan ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RS Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi.

“Untuk menampung pasien Covid-19  di Ambun Suri RSAM Bukittinggi akan sediakan sekitar 100 tempat tidur, untuk sekarang sudah tersedia 42 tempat tidur. Berikutnya akan ditambah lagi 58 tempat tidur yang terdiri dari 3 lantai,” kata Irwan melalui keterangan resmi, Selasa (2/6/2020).

Adapun baru-baru ini bantuan dari sejumlah perusahaan juga masih berdatangan. Terbaru, PT Bukit Asam (Persero) Tbk. dan Wardah memberikan bantuan ke RS Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi berupa dua ventilator dan 1.000 unit Alat Pelindung Diri (APD).

Irwan menegaskan bahwa upaya pencegahan Covid-19 dalam masa kenormalan baru akan terus diperkuat dan disesuaikan dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, serta BNPB.

“Semuanya meminta kita dalam menyiapkan sistem kesehatan karena faktanya di negara-negara lain seperti Korea Selatan muncul gelombang kedua penyebaran virus dan munculnya pasien-pasien positif baru,” jelas Irwan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bukittinggi covid-19 New Normal
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top