Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanpa PSBB, 5 Kecamatan Zona Merah di Batam Gelar Karantina Wilayah

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam tidak mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya, di Kota Batam berlaku karantina wilayah per kecamatan.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 29 April 2020  |  14:25 WIB
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. - Bisnis/Bobi Bani
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. - Bisnis/Bobi Bani

Bisnis, BATAM - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam tidak mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya, di Kota Batam berlaku karantina wilayah per kecamatan.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menjelaskan, secara teknis tim gugus tugas akan fokus menangani persoalan Covid-19 disatu persatu kecamatan yang ada di Kota Batam.

Dari 12 Kecamatan yang ada sebanyak 9 di antaranya menjadi fokus utama karantina wilayah, sebab berada di satu lokasi, sementara 3 kecamatan lainnya berada di wilayah pesisir yang beberapa wilayahnya merupakan pulau tersendiri, dinilai belum membutuhkan pemberlakuan karantina wilayah.

Saat ini, dari 9 kecamatan yang ada, sebanyak 5 di antaranya merupakan kecamatan yang ditetapkan sebagai zona merah dengan banyaknya sebaran pasien positif yang berasal dari kecamatan tersebut. Kelima kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan Batam Kota dengan jumlah pasien positif sebanyak 17 orang; Sekupang 5 orang pasien positif; Bengkong dan Lubuk Baja masing-masing 2 orang positif; dan Kecamatan Batu Aji dengan satu pasien positif.

"Kita memakai karantina wilayah per zona tiap kecamatan. Tujuan kita bagaimana Kota Batam bersih Covid-19,” kata Rudi, yang juga Wali Kota Batam itu, Rabu (29/4/2020). 

Pada prosesnya, 5 kecamatan yang menjadi zona merah di Kota Batam ini akan ditangani semaksimal mungkin agar statusnya tidak lagi menjadi zona merah.

Untuk itu, kerja maksimal tim di lapangan, harus didukung masyarakat Batam dengan mengikuti semua himbauan pemerintah. Utamanya himbauan social dan physical distancing, memakai masker, dan tetap memperbanyak waktu di rumah masing-masing.

“Per kecamatan diupayakan akan menjadi hijau, sekarang masih zona merah,” kata Rudi lagi.

Lebih jauh, Rudi juga mengingatkan kepada masyaakat ntuk tidak takut dengan Covid-19, terlebih sudah ada 3 dari 30 pasien positif Covid-19 di Batam yang sembuh.

Jumlah ini menempatkan Batam sebagai wilayah yang paling banyak dari 60 jumlah pasien positif Covid-19 di Kepri hingga Rabu (29/8) hari ini.

Disusul Kota Tanjungpinang dengan pasien positif sebanyak 23, Kabupaten Karimun sebanyak 5 pasien dan Kabupaten Bintan dengan jumlah pasien positif sebanyak 2 pasien.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karantina Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top