Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Natal dan Tahun Baru, BI Sumut Siapkan Rp3,17 Triliun

Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara menyiapkan dana Rp3,17 triliun guna mempersiapkan hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 11 Desember 2019  |  22:55 WIB
Karyawan menata uang rupiah - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan menata uang rupiah - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, MEDAN-- Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara menyiapkan dana Rp3,17 triliun guna mempersiapkan hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

Adapun dana tersebut terbagi atas Uang Pecahan Besar (UPB) senilai Rp 2,71 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) senilai Rp456 miliar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara Wiwiek Sisto Widayat mengatakan jumlah dana yang disiapkan ini meningkat sekitar 14% dibandingkan dengan tahun 2018 yang mencapai Rp2,79 triliun.

Dia mengatakan, jumlah dana yang disiapkan sesuai dengan perkiraan kebutuhan uang kartal masyarakat Sumut untuk Natal dan Tahun Baru.

"Untuk mempersiapkan layanan kas dalam pemenuhan uang kartal, BI juga bersinergi dan berkoordinasi dengan perbankan, SKPD, pengelola pasar dan tempat-tempat keramaian untuk memastikan kegiatan transaksi tunai berjalan dengan lancar," katanya, Rabu (11/12/2019).

Guna memenuhi kebutuhan dana masyarakat selama Natal dan Tahun Baru, BI menempuh 4 strategi yakni, Pertama menjaga ketersediaan kas, dia mengklaim persediaan stok uang tunai BI sangat mencukupi yakni Rp 4,67 triliun.

Kedua, melakukan distribusi uang kepada seluruh satuan kerja kas yakni Kantor Perwakilan BI di Pematang Siantar dan Sibolga.

Ketiga, lanjutnya, BI melakukan kegiatan kas keliling di beberapa kabupaten/kota dan melakukan penukaran kas bersama antara BI dengan perbankan serta BPR.

BI juga mengoptimalkan peranan dari Kas Titipan di Pangkalan Brandan dan Kabanjahe untuk membantu pelaksanaan distribusi uang kepada masyarakat.

Sementara itu, untuk meningkatkan layanan masyarakat khususnya kebutuhan uang kecil, BI bekerja sama dengan perbankan dan BPR untuk menyediakan layanan di 113 titik layanan. Kemudian layanan penukaran oleh perbankan di 56 loket bank di Medan.

Layanan penukaran oleh perbankan di 10 loket bank luar kota Medan yaitu di Kabanjahe dan Pangkalan Brandan. Layanan penukaran oleh 28 BPR/S.

Layanan Kas Keliling oleh perbankan di 8 pasar di Kota Medan. Layanan Kas Keliling oleh BI dan perbankan di 11 titik layanan di Kabupaten Karo dan Dairi.

"Namun, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi, dengan meneliti ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan metode 3D [Dilihat, Diraba dan Diterawang] ," kata Wiwiek.

Tak hanya itu, untuk memudahkan masyarakat mengenali keaslian uang rupiah, BI juga mengimbau supaya masyarakat tetap menjaga dan merawat uang rupiah yang dimiliki dengan baik melalui metode "5 Jangan" yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret-coret, Jangan Distapler, Jangan Diremas dan Jangan Dibasahi.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan perbankan serta pihak-pihak terkait untuk memastikan optimalnya layanan uang tunai. "Dengan langkah-langkah antisipatif dan sinergi yang dilakukan, BI berharap kegiatan ekonomi masyarakat pada Natal dan akhir tahun 2019 dapat berjalan dengan lancar, aman se

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Natal dan Tahun Baru
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top