NU & Muhammadiyah Bakal Miliki Fasilitas Kesehatan Berdampingan di OKU Timur

Dua ormas besar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, akan memiliki fasilitas perawatan kesehatan di dekat pusat pemerintahan OKU Timur, Sumatra Selatan.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  14:40 WIB
NU & Muhammadiyah Bakal Miliki Fasilitas Kesehatan Berdampingan di OKU Timur
Faisal Habibur - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Dua ormas besar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, akan memiliki fasilitas perawatan kesehatan di dekat pusat pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatra Selatan.

NU akan memiliki rumah sakit, sedangkan Muhammadiyah akan mempunyai Akademi Perawatan (Akper), demikian dikemukakan oleh Faisal Habibur, pengusaha berusia 39 tahun, yang menghibahkan lahan masing-masing seluas 1 hektare untuk kedua organisasi besar tersebut.

Berbincang dengan Bisnis.com pada Senin (14/10/2019) pagi, Faisal mengharapkan lahan yang dihibahkan itu dapat dimaksimalkan oleh kedua organisasi tersebut untuk meningkatkan tata kelola ekonomi mereka.

“Lahan untuk NU dan Muhammadiyah itu lokasinya berdampingan dan dekat dengan pusat pemerintahan Pemkab OKU Timur di Martapura,” ungkap Faisal yang bakal ikut pilkada bupati OKU Timur tahun depan.

Mengenai langkahnya memberi hibah lahan dengan luas yang sama untuk kedua ormas tersebut, Faisal mengaku, “Saya tidak mau pilih kasih.”

Mengenai hibah tersebut, menurutnya, juga sebagai cerminan atas konsep yang diyakininya yaitu menciptakan nilai.

“Konsep kita adalah menciptakan nilai. Mengubah dari yang semula tidak berharga menjadi berharga. Kalau perlu sampah kita ubah menjadi emas. Kan ada bank sampah, ada pembangkit tenaga sampah.”

Ketika ditanya apakah hibah itu berlanjut apabila tahun depan tidak terpilih menjadi Bupati OKU Timur, Faisal menegaskan, “Tetap saya hibahkan terlepas dari jadi atau tidak bupati. Itu saya sumbang cuma-cuma.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
muhammadiyah, nahdlatul ulama, OKU Timur

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top