Pemkot Batam akan Hadirkan Kampung Inggris

Pemerintah Kota (Pemkot) Batam akan segera menghadirkan kampung Inggris di Kota Batam.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  16:57 WIB
Pemkot Batam akan Hadirkan Kampung Inggris
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam acara pembukaan Pra Seleksi magang ke Jepang. Dalam acara ini Rudi menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris untuk menunjang kinerja di lapangan. - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM-Pemerintah Kota (Pemkot) Batam akan segera menghadirkan kampung Inggris di Kota Batam.

Rencana tersebut merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan SDM di Batam yang mumpuni untuk menyongsong pesatnya perkembangan industri.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menjelaskan, kemampuan berbahasa inggris menjadi elemen penting bagi SDM di Batam yang sangat mudah terhubung dengan masyarakat internasional.

"Bahasa inggris akan saya tekankan, ini menjadi modal utama untuk pengembangan SDM. Kami akan siapkan kampung inggris, kita akan paksakan itu untuk kebaikan," kata Rudi ketika ditemui di kantor Pemkot Batam, Batam Centre, Batam pada Senin (26/8).

Rudi melanjutkan, dirinya sudah mengarahkan Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Batam, Pebrialin dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan untuk secara teknis menyiapkan Kampung Inggris ini.

"Saya kira tinggal disiapkan saja, apalagi di banyak daerah sudah ada. Kita contoh dari sana saja bisa," kata Rudi.

Meskipun demikian, Rudi tetap menginginkan adanya kekhasan untuk kampung inggris di Batam dibanding dengan daerah lain. Dimana kekhasan tersebut ingin diwujudkan dengan menghadirkan wadah tambahan bagi proses komunikasi yang ada di kampung inggris ini.

Salah satunya adalah menghadirkan pusat kuliner di kawasan kampung inggris. Dengan begitu proses yang terjadi tidak hanya soal peningkatan SDM saja, lebih dari itu ada transaksi yang tentu ada sumbangan untuk masyarakat Batam.

Lebih jauh, Rudi mengharapkan semua pihak harus mulai peduli dengan SDM di Batam. Karena hal tersebut harus didukung penuh.

"Dulu di Singapura dan Malaysia itu bahasa Inggrisnya juga tidak terlalu bagus, cuma memang pelajaran itu ditekankan untuk dipelajari. Saya juga tekankan itu untuk ditetapkan di sekolah-sekolah," kata Rudi lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batam, pariwisata

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top