HKAN 2019 Dorong Generasi Milenial Ikut Lestarikan Alam

Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2019 diharapkan menjadi momentum untuk melibatkan generasi milenial untuk ikut serta dalam upaya menjaga kelestarian alam di Indonesia.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  20:51 WIB
HKAN 2019 Dorong Generasi Milenial Ikut Lestarikan Alam
Dirjen SDAE KLHK Wiratno (pakai topi) dalam acara Pembukaan Jambore Nasional dan Pameran Konservasi Alam Nasional yang merupakan rangkain dari HKAN 2019 di Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, Batam pada Senin (5/8) - Bobi Bani

Bisnis.com, BATAM-Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2019 diharapkan menjadi momentum untuk melibatkan generasi milenial untuk ikut serta dalam upaya menjaga kelestarian alam di Indonesia. 

Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (SDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno, ketika membuka Jambore Nasional dan Pameran Konservasi Alam Nasional yang merupakan rangkain dari HKAN 2019 di Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, Batam pada Senin (5/8).

Generasi milenial, kata Wiratno, memiliki peran penting bagi keberlangsungan dan terjaganya ekosistem alam melalui berbagai kegiatan dan sikap kritisnya. Untuk bisa menyentuh generasi milenial yang memang berorientasi pada penggunaan teknologi informasi, maka dibutuhkan model komunikasi yang sesuai dengan jangkauan kaum milenial itu sendiri, utamanya adalah media soaial.

“Diseminasi informasi akan kebih efektif melalui media sosial, sebaran informasi berlangsung cepat sekali dan itu harus kita manfaatkan. Data informai pengetahuan harus diwariskan ke generasi muda milenial ini,” kata Wiratno ketika ditemui di sela kegiatannya membuka Jambore Nasional ini.

Wiratno melanjutkan, sudah banyak generasi muda yang terlibat dalam upaya konservasi SDA dan ekosistem di berbagai daerah di Indonesia.

Dia berharap akan terus ada generasi muda yang kembali mengebdikan diri melalui aksi dan sikap peduli mereka terhadap lingkungan. Menjadi contoh bagi hadiranya pemanfaatan alam dengan aman, bijak, dan bertanggungjawab.

Disamping itu, Wiratno juga mengajak semua pihak agar bersama-sama mencegah upaya pemanfaatan dan eksploitasi SDA dan satwa liar yang dilindungi melalui media sosial. Dimana hadirnya media sosial juga telah dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk bertransaksi. 

KLHK, kata Wiratno lagi, juga telah bekerja sama dengan Bareskrim Polri dan seluruh Polda untuk menangkal kejahatan transaksi satwa aliar di lindungi dan produk SDA. Bersama stakeholder terkait, beberapa kasus penyelundupan satwa liar berhasil digagalkan, termasuk di dalamnya transaksi yang melibatkan media sosial.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap melalui kerja sama KLHK dengan Polda Jawa Timur adalah penggagalan rencana penyelundupan anak Komodo ke Singapura, di mana pengungkapan kasus ini melibatkan teknologi yang bisa melacak transaksi dari smartphone pelaku, sehingga tim bisa melakukan tindakan pencegahan.

“Kita pantau dan himbau melalui media soaial. Kemarin bersama polda Jatim kita amankan anak-anak Komodo, kita harapkan kerja sama ini bisa terus dilakukan dan dapat menanggulangi kejahatan ini. Untungnya kepedulian generasi milenial meningkat pesat, terlhat dari informasi yang kita sampaikan melalui media soaial selalu mendapat dukunan, apalagi berkaitan dengan satwa yang dilindungi,” kata Wiratno lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia HKAN 2019 Asep Sugiharto menuturkan, HKAN 2019 ini diikuti tidak kurang dari 400 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.

Dimana para pesertanya adalah pegiat konservasi, UPT Ditjen SDAE, pelajar tingkat SMA di Kepri, dan penerima apresiasi konservasi alam dan ekosistem tahun 2019.

Selama empat hari kegiatan Jambore Nasional ini, para peserta akan mengikuti beragam kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Diantaranya talkshow hutan untuk peradaban umat manusia, milenial talk dengan tema spirit konservasi alam milenial, workshop kelompok minat peserta jambore, tour de Muka Kuning, mounteinering, dan traveling workshop, bedah buku. Puncak acara ini adalah pemberian apresiasi HKAN 2019  oleh Menteri KLHK.(

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
generasi milenial, konservasi, batam

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top