Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Indonesia Dorong Sistem Nontunai di Sumut

Bank Indonesia terus mendorong transaksi uang menggunakan sistem elektronik di Sumatra Utara.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  14:05 WIB
Salah satu pelaku IKM mencoba pembayaran nontunai - Istimewa
Salah satu pelaku IKM mencoba pembayaran nontunai - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN— Bank Indonesia terus mendorong transaksi uang menggunakan sistem elektronik di Sumatra Utara.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Wiwiek Sisto Widayat mengatakan ada sisi positif dari penggunaan uang elektronik, misalnya saja uang elektronik akan lebih memudahkan transparansi atau dapat mengurangi kecurangan.

Pasalnya, dengan menggunakan uang elektronik seluruh transaksi telah tercatat dalam rekening.

Lebih penting, lanjutnya, transaksi dengan uang elektronik dinilai dapat meningkatkan perekonomian pelaku bisnis.

“Kalau dari pendapatan, tentu dari sisi ekonominya akan tumbuh lebih tinggi, transaksi lebih cepat, pendapatan penjual lebih cepat, pendapatan negara juga lebih tinggi karena lebih transparan, tidak ada pungutan dan penyelewengan,” kata Wiwiek dikutip Rabu (10/7/2019).

Perkembangan kartu kredit dan mesin ATM yang telah disediakan akan semakin mempermudah masyarakat dalam penggunaan uang elektronik.

Saat ini, berbagai pusat perbelanjaan juga telah menggunakan mesin uang elektronik.

"Uang elektronik terus kita dorong, bayar transportasi memakai uang elektronik, jadi kita fokus ke sektor perbelanjaan dan transportasi," ujarnya.

Kendati begitu, dia tak menampik penggunaan uang elektronik masih memiliki kekurangan atau dampak negatif. Misalnya saja, adanya uang elektronik dikhawatirkan akan menghilangkan uang.

“Kalau kita salah menggunakan uang akan hilang. Salah transfer, kita tidak bisa komplain," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Transaksi Nontunai
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top