Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saat Ajukan Izin, Pemilik Sebut Tak Ada Syarat Khusus untuk Pabrik Korek

Direktur Utama PT Kiat Unggul, IM, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas terbakarnya pabrik korek api menyebut pengoperasian pabrik tak membutuhkan syarat khusus seperti standar keamanan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  15:15 WIB
Saat Ajukan Izin, Pemilik Sebut Tak Ada Syarat Khusus untuk Pabrik Korek
Warga mengamati lokasi kebakaran pabrik korek gas (mancis) di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Jumat (21/6/2019). - ANTARA/Adiva Niki

Bisnis.com, MEDAN--Direktur Utama PT Kiat Unggul, IM, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas terbakarnya pabrik korek api menyebut pengoperasian pabrik tak membutuhkan syarat khusus seperti standar keamanan.

Menurutnya, tak ada syarat khusus yang perlu dilengkapi saat mengajukan surat izin usaha. Dia mengaku tak mengetahui bila terdapat aturan tentang keamanan yang berlaku di pabrik.

Alasannya, dia baru menjabat sebagai pimpinan perusahaan pada 2014 sehingga hanya meneruskan operasi yang sudah berjalan.

"Enggak ada [syarat khusus saat ajukan izin]," ujarnya saat jumpa pers di Kantor Polres Binjai, Sumatra Utara, Senin (24/6/2019).

Lebih lanjut, dia menuturkan perakitan korek api memang dilakukan berbasis rumahan karena dirakit secara manual.

"Kerajinan tangan aja," katanya.

IM bersama BH dan LW diamankan polisi pada Sabtu (21/6/2019) karena harus bertanggung jawab atas tewasnya 30 karyawan pabrik. 30 karyawan pabrik meninggal dunia karena kebakaran yang terjadi pada Jumat (20/6/2019).

Pabrik tersebut merupakan satu dari tiga pabrik yang berproduksi di bawah pengawasan PT Kiat Unggul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pabrik kebakaran
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top