Jamkrindo Palembang Andalkan Penjaminan Rumah Subsidi

Perum Jamkrindo Cabang Palembang menilai penjaminan untuk pembiayaan rumah subsidi menjadi salah satu produk yang bisa diandalkan di tengah belum begitu baiknya bisnis di industri penjaminan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 21 Juni 2019  |  18:48 WIB
Jamkrindo Palembang Andalkan Penjaminan Rumah Subsidi
Karyawan Jamkrindo memberikan penjelasan mengenai produk penjaminan kredit - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, PALEMBANG -- Perum Jamkrindo Cabang Palembang menilai penjaminan untuk pembiayaan rumah subsidi menjadi salah satu produk yang bisa diandalkan di tengah belum begitu baiknya bisnis di industri penjaminan.

Kepala Cabang Perum Jamkrindo Palembang, Trio Witarko pihaknya mencatat kinerja penjaminan sektor fasililitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi dalam kondisi positif.

"Penjaminan FLPP sangat positif di mana sudah 128% dan penjaminan pembiayaan invoice sudah 101% dari target semester satu," katanya di sela penyerahan bantuan pendidikan di SDN 172 Palembang dalam rangka HUT Jamkrindo ke-49 tahun, Jumat (21/6/2019).

Dia memaparkan bisnis penjaminan secara umum belum begitu baik pada semester I/2019. Sampai dengan 21 Juni, volume penjaminan baru mencapai 45,04% dari target tahun ini sebesar Rp5,1 triliun.

Trio mengatakan, kredit perumahan dan mitra dari perbankan tidak terlalu berpengaruh terhadap iklim politik. Sehingga realisasinya juga melesat. Hal berbeda justru terlihat pada produk penjaminan surety bond, yang mana hingga tengah tahun belum begitu bergairah.

"Penyebabnya masih banyak proyek-proyek besar di daerah belum berjalan seperti seharusnya," katanya.

Kondisi hampir serupa juga terjadi pada penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan yang menjadi salah satu sektor penopang volume penjaminan kredit selama ini.

"Sumbangsih dari KUR sendiri sejauh ini baru sekitar 22% kepada volume penjamian," katanya.

Meski demikian, Trio optimistis jika sampai dengan akhir buku semester pertama ini volume penjaminan dapat menyentuh target minimal 50%. Hal itu merujuk pada penjaminan eksisting yang masih berjalan baik.

"Kan masih ada waktu hingga akhir bulan, kami yakin target tetap tercapai," katanya.

Trio menambahkan, tahun ini pihaknya masih memfokuskan untuk mengembangkan sinergi BUMN untuk mendongkrak volume penjaminan. Salah satu contoh yang telah terjalin yakni kerjasama penjaminan kepada distributor PT Semen Baturaja (Persero) Tbk.

"Selain itu, kita juga dalam penjajakan untuk menjalin kerjama dengan Pusri dan PT Bukit Asam," katanya.  

Terpisah, dalam kesempatan tersebut Jamkrindo cabang Palembang juga menyerahkan bantuan 500 paket alat tulis kepada siswa di SDN 172 Palembang.

Kegiatan tersebut merupakan program "peduli pendidikan" dalam rangka memperingati HUT Jamkrindo ke-49 tahun.

"Kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh Indoensia. Mudah-mudahan paket yang kita serahkan dapat meringankan beban siswa dalam menghadapi tahun ajaran baru," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
palembang, jamkrindo

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top