WOM Finance Gencarkan Penetrasi di Sumbagsel

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance menilai bisnis pembiayaan di Sumatra Bagian Selatan masih prospektif seiring masih banyak peluang pasar yang dapat digarap industri multifinance di daerah itu.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 23 April 2019  |  14:20 WIB
WOM Finance Gencarkan Penetrasi di Sumbagsel
Regional Head WOM Finance Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Andreas Aditya (kiri)berbincang dengan Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Palembang Surya Mahendra Saputra saat berkunjung ke Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia di Palembang, Selasa 23 April 2019. - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance menilai bisnis pembiayaan di Sumatra Bagian Selatan masih prospektif seiring masih banyak peluang pasar yang dapat digarap industri multifinance di daerah itu.

Regional Head WOM Finance Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Andreas Aditya mengatakan peluang pembiayaan masih terbuka terutama untuk produk kendaraan bermotor roda dua.

“Kalau bicara bisnis [pembiayaan], lebih bagus di Sumatra karena kompetitifnya lebih baik di sini, bisnisnya masih seksi terutama untuk motor baru,” katanya saat media visit ke Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia Palembang, Selasa (23/4/2019).

Andreas mengatakan Sumatra, termasuk lima provinsi di Sumbagsel yakni Sumsel, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung, merupakan daerah kedua setelah Pulau Jawa yang disasar perusahaan pembiayaan untuk ekspansi bisnis.

Apalagi, kata Andreas, pemerintah daerah selaku regulator dan diler otomotif juga mendukung pertumbuhan bisnis pembiayaan.

“Kita bisa lihat penjualan motor baru di Sumbagsel masih menggeliat berbeda dengan di Jawa karena semua pihak terkait masih mendukung pertumbuhannya,” katanya.

Oleh karena itu, dia melanjutkan, pihaknya optimistis pertumbuhan pembiayaan di wilayah Sumbagsel bisa menyentuh 10%--15% hingga akhir tahun ini.

Namun demikian, Andreas memastikan, pihaknya tetap mengutamakan pemilihan nasabah secara selektif dan pruden untuk menjaga kualitas pembiayaan (non performing financing/NPF)  yang disalurkan.

Andreas menyebut secara keseluruhan di Sumsel ini kami bisa memberikan pembiayaan sekitar Rp55 miliar per bulan di mana untuk mobil Rp15 miliar dan sisanya, Rp40 miliar terserap di sepeda motor.

Sebelumnya, Chief Business Network Management Officer WOM Finance, Antonius Atmaja S. Lijadi, mengatakan pihaknya optimistis target tersebut tercapai meski pasar otomotif diprediksi hanya tumbuh 5% pada tahun depan.

Antonius mengatakan Perseroan tidak dapat hanya mengandalkan pembiayaan untuk mobil dan motor baru jika ingin mengejar pertumbuhan bisnis dua digit.

Secara nasional, perusahaan telah menyaluran pembiayaan untuk 473.000 unit yang masih didominasi produk kendaraan sepeda motor baru sebanyak 222.000 unit. Sedangkan untuk pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu masing-masing 203.000 dan 17.000 unit.

Diketahui, WOM Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang melayani semua merek kendaraan bermotor, seperti Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

Perseroan saat ini telah memiliki 193 kantor jaringan dengan jumlah karyawa 3.000 orang yang tersebar di Tanah Air. Perusahaan juga telah melayani 843.000 konsumen aktif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wom finance, sumbagsel

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top