PLN Bidik Rasio Elektrifikasi 96,85% di Sumbar Akhir 2019

PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Sumatra Barat menargetkan rasio elektrifikasi daerah itu mencapai 96,85 persen pada akhir 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  23:43 WIB
PLN Bidik Rasio Elektrifikasi 96,85% di Sumbar Akhir 2019
Ilustrasi: Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik. - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, PULAU SIPORA – PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Sumatra Barat menargetkan rasio elektrifikasi daerah itu mencapai 96,85 persen pada akhir 2019.

"Peran semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat, diperlukan untuk mencapai target tersebut" kata Direktur Bisnis PT PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto saat peresmian listrik perdesaan dalam rangka Ekspedisi Mentawai Terang di Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai, Senin.

Wiluyo menjelaskan rasio elektrifikasi adalah tingkat perbandingan jumlah penduduk yang telah mendapat listrik dengan total penduduk di suatu wilayah atau negara.

Ia menyebutkan saat ini rasio elektrifikasi Sumbar hingga Desember 2018 baru mencapai 92,96 persen. Meskipun begitu untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai rasio elektrifikasi masih rendah yakni 56,50 persen.

"Hingga akhir Desember 2018, rasio elektrifikasi Sumbar mencapai 92,96 persen. Namun untuk Mentawai rasio elektrifikasinya baru 56,50 dan itu masih sangat rendah," ujarnya.

Masih minimnya infrastruktur seperti jalan, jembatan dan dermaga sambung Wiluyo, menjadi faktor masih rendahnya rasio elektrifikasi di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Oleh sebab itu, ketersediaan infrastruktur juga menjadi hal yang bisa meningkatkan rasio elektrifikasi tersebut.

"Khususnya ketersediaan insfrastruktur jalan, jembatan dan dermaga tentu akan semakin mempermudah personel PLN untuk memberi pelayanan kelistrikan hingga ke pulau terluar" katanya.

Ia menambahkan saat ini terdapat 43 desa di Mentawai di mana 26 desa berlistrik PLN dan 17 desa berlistrik non-PLN. Direncanakan pada tahun 2019 ini, akan ditambah delapan desa lagi yang akan dialiri listrik.

Delapan desa tersebut antara lain tiga desa melalui Grid Jaringan Listrik Desa (Lisa), dua desa melalui isolated Relokasi PLTD Desa dan tiga desa malalui beroperasinya PLTBm Siberut. Sedangkan sembilan desa yang belum teraliri listrik PLN ditargetkan teraliri pada 2020.

"Kami menargetkan pada tahun ini delapan desa dari 17 yang belum teraliri listrik oleh PLN sudah mulai teraliri. Sedangkan yang sembilan lagi akan kita aliri pada tahun 2020," kata dia.

Saat ini terdapat 17 unit Gardu Induk dengan kapasistas 1.014 MVA, PLN Wilayah Sumatra Barat menjamin ketersediaan dan keandalan pasokan untuk total 1,43 juta pelanggan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, listrik

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top