Perkuat Bancassurance, Bank Mestika Gandeng FWD Life Bidik Segmen Milenial

PT Bank Mestika Dharma Tbk. memacu potensi pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) lewat penambahan produk bancassurance.
Ropesta Sitorus | 24 November 2018 06:37 WIB
Bank Mestika - bankmestika.co.id

Bisnis.com, MEDAN – PT Bank Mestika Dharma Tbk. memacu potensi pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) lewat penambahan produk bancassurance. 

Bank publik yang berbasis di Sumatera Utara itu bekerjasama dengan PT FWD Life Indonesia, pelopor asuransi berbasis digital di Indonesia. FWD Life merupakan perusahaan asuransi keempat yang mendistribusikan produk bancassurance lewat Bank Mestika.

Kedua perusahaan tersebut menghadirkan produk asuransi jiwa berjangka ProFuture yang diklaim memiliki beberapa keunggulan seperti nilai premi yang terjangkau, coverage lengkap serta fleksibel.

Selain itu,  produk tersebut juga memiliki keunggulan dari sisi inovasi teknologi digital di mana sistemnya lebih praktis dan efisien sehingga dinilai tepat untuk kebutuhan kalangan muda.

“Fokus kami untuk kalangan muda yang baru mau punya asuransi atau sudah punya tapi memilih yang lebih fleksibel dan lebih baik dari segi coverage.

Lewat inovasi produk ini kami ingin mengembangkan pasar baru yakni segmen milenial yang potensinya masih sangat tinggi di Sumut,” kata Presiden Direktur Bank Mestika Achmad S. Kartasasmita di Medan.

Selain itu, kendati belum mematok target khusus, dia berharap pemasaran produk bancassurance juga akan dapat mengerek pendapatan perseroan.

Selama ini Bank Mestika masih mengandalkan pendapatan berbasis bunga dari penyaluran pinjaman ke nasabah. Hanya saja, kontribusi pendapatan berbasis komisi mulai mengalami peningkatan.

“Kontribusi dari bancassurance selama ini sekitar 10%-20% dari total FBI. Kalau tidak mulai mendorong pendapatan komisi ini ya kami tidak bisa bersaing, sebab bank mana yang sekarang tidak menawarkan asuransi,” tuturnya.

Sementara itu, Rudi Kamdani, Wakil Presiden Direktur FWD Life menyatakan pihaknya ingin memperluas pangsa pasar di Sumut lewat produk ProFuture. Adapun, Bank Mestika dipilih karena dinilai memiliki rekam jejak yang solid untuk industri perbankan.

Dia berharap kerja sama tersebut dapat mendukung percepatan peningkatan literasi dan inklusi asuransi di Indonesia. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), penetrasi asuransi di Indonesia masih berada di angka 2% dari produk domestik bruto.

“Sumut ini masih sangat potensial untuk industri asuransi. Pasarnya masih terbuka,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan produk asuransi ProFuture menawarkan bonus sebesar 105% dari total premi yang dibayarkan dengan kisaran Rp200.000 hingga Rp1 juta per bulan. Adapun, jangka waktu pembayaran premi selama 5 tahun dengan masa perlindungan hingga 8 tahun.

“Sekarang yang diinginkan nasabah milenial adalah asuransi yang terjangkau kantong dan fleksibel, premi mulai Rp200.000 – Rp1 juta. Kami tidak targetkan jumlah polis, karena tujuan kami meningkatkan kesadaran berasuransi,” kata Rudi.

 

Tag : bank mestika, bank mestika
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top