Perusahaan Daerah Pertambangan Sumsel Bakal Garap Lima Proyek Potensial

Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) bakal menggarap lima proyek potensial guna memperlebar lini Bisnis BUMD Pemprov Sumsel tersebut.
Dinda Wulandari | 21 November 2018 13:32 WIB
Sebuah kapal melintasi proyek pembangunan Jembatan Musi IV Palembang, Sumsel, Jumat (26/10/2018). - Antara/Feny Selly

Bisnis.com, PALEMBANG – Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) bakal menggarap lima proyek potensial guna memperlebar lini Bisnis BUMD Pemprov Sumsel tersebut.

Direktur Utama PDPDE Arief Kadarsyah mengatakan rencana pengembangan bisnis tersebut tidak hanya di wilayah Sumsel, melainkan mencakup Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Bangka Belitung.

“Langkah tersebut sebagai upaya strategis perusahaaan dalam mengembangkan usaha, sekaligus dapat meningkatkan kontribusi kepada pendapatan asli daerah,” katanya, Rabu (22/11/2018).

Adapun proyek yang dimaksud yakni, penambangan bahan galian Tras Blok Bendi di OKU Selatan, pengembangan pasar lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Sumbagsel dan Bangka Belitung, pengembangan pembangkit PLTS 10 MW di Bangka, pembangkit PLTM 1,2 MW di OKU Induk, serta proyek pembangunan jaringan pipa gas dari Palembang ke Tanjung Api-Api dan Pulau Bangka.

Guna merealisasikan rencana tersebut, kata dia, tentunya butuh dukungan dari Pemprov Sumsel selaku pemilik saham perusahaan.

“Dalam merumuskan kebijakan termasuk seluruh soal kerja sama, tentunya kami tak bisa lepas dari dukungan Pemrov Sumsel,” katanya.

Arief menjelaskan, saat ini setidaknya PDPDE Sumsel sudah menjalankan enam unit usaha, yaitu kepemilikan 5% Blok Rimau, perdagangan gas dan CNG. Adapula, Bottling LPG dan angkutan, solusi energi terbarukan, EPC dan konsultasi, serta bisnis retail.

Akan tetapi, dari enam usaha tersebut setidaknya hanya lima usaha yang menonjol, sedangkan dalam bidang EPC dan konsultasi yang bekerjasama debgan PD Swarna Dwipa saat ini tidak membuahkan hasil.

“Dengan usaha yang ada ditambah lagi sejumlah proyek potensial tahun depan kami yakin dapat membantu meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan, Pemprov Sumsel tentu mendukung apa yang akan digarap PDPDE. Apalagi hal itu dapat berdampak pada peningkatan PAD Sumsel, dan tidak menjadi beban Pemprov.

"Kalau yang baik maka akan diteruskan, kalau tidak ya dievaluasi daripada terus menjadi beban," katanya.

Tag : sumsel
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top