Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengembangan Batang Arau, Pemkot Padang Kembali Lakukan Pengerukan

Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat kembali melakukan pengerukan Sungai Batang Arau untuk mengurangi sedimentasi dan pendangkalan, sekaligus penataan untuk pengembangan kawasan tersebut.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 17 Oktober 2018  |  14:10 WIB
Wisatawan asing berada di haluan kapal, sepulangnya dari Kepulauan Mentawai saat melintas di Sungai Batang Arau, Padang, Sumatra Barat, Minggu (4/6). - Antara/Iggoy el Fitra
Wisatawan asing berada di haluan kapal, sepulangnya dari Kepulauan Mentawai saat melintas di Sungai Batang Arau, Padang, Sumatra Barat, Minggu (4/6). - Antara/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat kembali melakukan pengerukan Sungai Batang Arau untuk mengurangi sedimentasi dan pendangkalan, sekaligus penataan untuk pengembangan kawasan tersebut.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebutkan pemerintah setempat sudah meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera V untuk kembali melakukan pengerukan guna normalisasi dan penataan Sungai Batang Arau.

“Kami sudah minta balai sungai untuk kembali lakukan pengerukan [Batang Arau], sehingga kawasan ini bisa dioptimalkan untuk pelabuhan marina dan kegiatan pariwisata,” katanya, Rabu (17/10/2018).

Dia menyebutkan, sejak tahun lalu pemda setempat dan BWS Sumatera V sudah melakukan pengerukan di sejumlah titik, namun masih perlu dilakukan pengerukan lanjutan untuk membersihkan kawasan muara sungai.

Menurutnya, pengerukan itu penting dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir ketika datang musim hujan, karena endapan sedimentasi yang cukup tinggi.

Selain itu, dia menilai penataan kawasan juga bisa dilakukan dengan lebih mudah, terutama untuk membangun pelabuhan marina, sehingga kapal – kapal pariwisata bisa merapat dengan baik.

Adapun, Pemkot Padang sudah memasukkan kawasan Batang Arau sebagai bagian pengembangan pariwisata setempat. Posisi Batang Arau yang berada di kawasan objek wisata Taman Siti Nurbaya Gunung Padang dan bersisian dengan Kota Tua Padang dinilai menjadi poin lebih untuk pengembangan.

“Setelah proses pengerukan selesai, kami sudah sinergikan dengan Pelindo II untuk pengembangan pelabuhan marina Muara Batang Arau,” ujarnya.

Sementara itu, manajemen PT Pelindo II memastikan akan menginvestasikan Rp68 miliar untuk pengembangan pelabuhan Muara Padang.

Investasi tersebut diperuntukan bagi penataan dermaga pelabuhan dan pembangunan pusat informasi kelautan Maritim Center.

“Pertama di Indonesia, dibangun Maritim Center. Ini juga akan mendukung rencana pemerintah mengembangkan pariwisata Padang,” kata General Manager Pelindo II cabang Teluk Bayur Armen Amir.

Selain mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Muara Padang atau Muara Batang Arau, manajemen Pelindo II juga berencana mengintegrasikan pelabuhan tersebut dengan pelabuhan induk Teluk Bayur.

Apalagi, kata Armen, saat ini Pelabuhan Muara sudah dimanfaatkan sebagai pelabuhan angkutan barang dan orang dari Padang – Mentawai.

Selain itu, juga diintegrasikan dengan Pelabuhan Panasahan (Kabupaten Pesisir Selatan), Pelabuhan Tiram (Padang Pariaman), Pelabuhan Teluk Tapang (Pasaman Barat), dan Pelabuhan Tuapejat (Kepulauan Mentawai).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengerukan sungai pemkot padang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top