Kompetisi Selancar Internasional Diharapkan Pacu Ekonomi Nias Selatan

Kompetisi selancar internasional World Surf League Qualifying Series Nias Pro 2018 di Pantai Sorake, Nias Selatan, pada Jumat (24/8/2018).
Ropesta Sitorus | 25 Agustus 2018 01:06 WIB
Teluk Lagundri di Pulau Nias, Sumatra Utara menjadi spot favorit untuk berselancar. - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly didampingi Pejabat Gubernur Sumatra Utara Eko Subowo membuka event wisata kompetisi selancar internasional World Surf League Qualifying Series Nias Pro 2018 di Pantai Sorake, Nias Selatan (Nisel), Jumat (24/8/2018). 

Perlombaan tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat khususnya sektor pariwisata.

Dalam sambutannya, Yasonna menyampaikan bahwa ini kali kedua dia menyaksikan penyelenggaraan kompetisi selancar di Nisel.

Pantai Sorake, menurutnya, adalah lokasi terbaik untuk berselancar (surfing). Untuk itu, dia meminta seluruh pihak bergandengan tangan mendukung kemajuan pariwisata di kabupaten ini, dan Kepulauan Nias, Sumut, serta Indonesia umumnya.

"Ini kehadiran saya yang kedua dalam event pariwisata yang menarik banyak wisatawan ke Kepulauan Nias," ujar Yasonna seprrti dikutip dari keterangan tertulis.

Eko Subowo menyebutkan event Nias Pro 2018 yang dilaksanakan oleh World Surf League (WSL) menujukkan bahwa Nias memiliki potensi alam yang besar.

"Manager World Surf League (WSL) mengatakan bahwa mungkin sport surfing di Sorake adalah nomor dua (di dunia) setelah Hawai. Itu harus kita syukuri," ujarnya.

Kompetisi surfing Nias Pro 2018 juga merupakan upaya mengembangkan pariwisata di Sumut secara keseluruhan.

"Dengan begitu, jumlah wisatawan apalagi sport tourism yang menggemari ini akan berlipat ganda bisa hadir di sini. Ini akan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat, dari sektor pariwisata," tutur Eko.

Bupati Nisel Hilarius Duha juga menjelaskan Surfing Nias Pro bertujuan memperkenalkan Pantai Sorake sebagai salah satu sport surfing terbaik dan sebagai destinasi wisata bahari.

Peserta yang ikut kompetisi merupakan peselancar internasional dari sembilan negara. “Diharapkan dengan gelaran event ini, Pantai Sorake dapat dikenal untuk menjadi lokasi sport surfing dunia.”

Menteri Patiwisata melalui Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Asep Djembar Muhammad mengatakan Pantai Sorake salah tempat surfing terbaik di Indonesia, bahkan termasuk peringkat ke-10 di dunia.

Sedangkan Anggota DPD RI Parlindungan Purba mengapresiasi upaya Pemkab Nisel mempromosikan daerah pariwisata melalui kompetisi surfing internasional.

Tag : nias selatan, selancar
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top