Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumbar Targetkan Himpun Satu Ton Rendang untuk Lombok

Berdasarkan data Ikatan Keluarga Bundo Kanduang (IKBK) Nusa Tenggara Barat, jumlah perantau dan keturunan Minang di provinsi seribu masjid itu sekitar 30.000 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Agustus 2018  |  13:29 WIB
Rendang. - Istimewa
Rendang. - Istimewa

Bisnis.com, PADANG – Pemerintah bersama masyarakat Provinsi Sumatera Barat mengumpulkan satu ton rendang untuk membantu meringankan beban korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Hari ini diinisiasi gubernur sudah terkumpul 231 kilogram. Dalam dua hari ditargetkan terkumpul satu ton," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Selasa (7/8/2018).

Makanan khas Sumatera Barat yang terkumpul itu sebagian besar merupakan sumbangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Sumbangan itu bervariasi mulai dari lima kilogram hingga 20 kilogram.

Pemprov Sumbar juga menerima sumbangan dari masyarakat yang peduli terhadap korban gempa NTB.

Daging rendang yang terkumpul itu akan diantarkan langsung ke NTB untuk diserahkan pada satuan tugas di lapangan.

Nanti petugas yang akan membagi sesuai kebutuhan masyarakat korban gempa di lapangan.

Selain menyerahkan bantuan, Wakil Gubernur meninjau keadaan warga perantau dan keturunan Minang di NTB.

Berdasarkan data Ikatan Keluarga Bundo Kanduang (IKBK) Nusa Tenggara Barat, jumlah perantau dan keturunan Minang di provinsi seribu masjid itu sekitar 30.000 orang.

"Kita berharap masyarakat Minang di sana dalam keadaan baik-baik saja," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa lombok rendang

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top