Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daerah Mulai Andalkan Toko Tani

Pemerintah daerah di Sumatra Selatan mulai mengandalkan Toko Tani Indonesia (TTI) untuk meredam kenaikan harga beras karena bisa dibeli langsung dari petani.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 18 Mei 2018  |  12:35 WIB
Warga antre membeli daging saat operasi pasar daging murah di Toko Tani Indonesia, Jakarta, Kamis (22/6). - Antara/Reno Esnir
Warga antre membeli daging saat operasi pasar daging murah di Toko Tani Indonesia, Jakarta, Kamis (22/6). - Antara/Reno Esnir

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah daerah di Sumatra Selatan mulai mengandalkan Toko Tani Indonesia (TTI) untuk meredam kenaikan harga beras karena bisa dibeli langsung dari petani.

Salah satu daerah yang memberdayakan toko tani adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI). Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura OKI Syarifudin mengatakan berdasarkan selisih harga beras di toko tani bisa lebih rendah dari pasar sekitar Rp2.000 per kilogram (kg).

“Berdasarkan pantauan pemerintah dan satuan tugas pangan bekerja sama dengan Kepolisian diketahui harga beras medium di toko tani Rp8.000 per kg, sedangkan di pasaran Rp10.000 per kg,” sebutnya di Palembang, Kamis (17/5/2018).

Menurut Syarifudin, harga beras di TTI bisa lebih murah karena memotong mata rantai pasok sehingga pembelian bisa langsung dari petani dan dijual ke konsumen tanpa melalui agen.

“Harga bisa lebih murah karena rantai pasok bisa dikurangi dari 7 menjadi 3 hingga sampai ke konsumen,” ungkapnya.

Syarifudin menuturkan selama ini Toko Tani di Kayuagung mendapatkan suplai dari Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya dan Air Sugihan yang menjadi sentra beras OKI. Toko Tani di Kayuagung tersebar di tiga titik yakni di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan, di Kelurahan Sukadana dan di Kecamatan Pedamaran.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas KTPH Kabupaten OKI M Aidil menambahkan stok beras untuk Kabupaten OKI selama Ramadan terbilang terjamin berdasarkan pantauan di gudang penyimpanan di sejumlah pasar tradisional.

Selain itu, sentra-sentra produksi beras seperti Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya serta kecamatan lainnya masih ada yang panen sehingga akan menambah stok.

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sumatra Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) akan menyediakan beras murah untuk masyarakat untuk menstabilkan harga yang biasanya melonjak saat memasuki Ramadan hingga Lebaran. Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel Muhammad Yusuf Salahudin menerangkan Bulog akan menjual beras dalam kemasan 5kg--10 kg, di harga Rp8.950 per kg dengan merek Beras Kita.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Toko Tani Indonesia
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top