Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Masuk Musim Kemarau, Potensi Karhutla di Riau Diperkirakan Terjadi Agustus 2025

Kebakaran hutan di Riau diprediksi bisa terjadi pada Agustus 2025 setelah memasuki musim kemarau.
ILUSTRASI - Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Silalahi 3 Kab. Dairi yang terbakar pada Jumat, 26 Juli 2024/Pusdalops PB BPBD Sumut
ILUSTRASI - Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Silalahi 3 Kab. Dairi yang terbakar pada Jumat, 26 Juli 2024/Pusdalops PB BPBD Sumut

Bisnis.com, PEKANBARU-- Polda Riau menyatakan ikut bersiap siaga dan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tersebut pada tahun ini, dimana puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2025.

Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Riau, AKBP Boy Ashar menyampaikan pihaknya bersama berbagai pihak terkait berupaya mengantisipasi potensi Karhutla pada 2025.

"Kondisi cuaca tahun ini masih ekstrem, sehingga perlu diwaspadai dengan baik. Dengan koordinasi yang baik serta langkah pencegahan yang tepat, potensi karhutla dapat diminimalisir sehingga menciptakan situasi yang kondusif di Provinsi Riau," ungkapnya Kamis (27/2/2025).

Sementara itu Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan regulasi sebagai pedoman dalam menangani Karhutla.

"Kami sudah menetapkan Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Gubernur (Pergub), serta petunjuk teknis terkait penanggulangan Karhutla. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa lebih cepat mendeteksi dan mengambil kebijakan yang tepat," jelasnya.

Berdasarkan data yang ada, puncak potensi kebakaran hutan di Riau diperkirakan terjadi pada Agustus 2025. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya koordinasi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan agar mitigasi karhutla bisa dilakukan lebih dini.

"Harus ada tim kolaborasi bersama masyarakat, khususnya petani, untuk mencegah Karhutla. Karena dampaknya tidak hanya pada ekonomi, tetapi juga sosial, bahkan bisa berimbas ke negara tetangga," pungkasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper