Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Strategi Pelindo Multi Terminal Selaraskan Bisnis dan Pengembangan SDM

Penerapan program peningkatan kesejahteraan karyawan itu bagian dari upaya standarisasi layanan dan transformasi kepelabuhanan yang gencar dilakukan SPMT.
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT)
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT)

Bisnis.com, MEDAN - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) subholding PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) terus mendorong implementasi program employee well-being di lingkungan perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup sumber daya manusia serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Direktur SDM SPMT Edi Priyanto mengatakan penerapan program peningkatan kesejahteraan karyawan itu bagian dari upaya standarisasi layanan dan transformasi kepelabuhanan yang gencar dilakukan SPMT, di mana SDM jadi salah satu dari enam pilarnya.

"SDM juga memegang peranan penting dalam proses transformasi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," kata Edi dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2024).

Program employee well-being merupakan program kesejahteraan SDM secara menyeluruh di SPMT yang diantaranya meliputi aspek fisik, mental, sosial, dan finansial.

Dikatakan Edi, program itu sejalan dengan program yang dicanangkan Kementerian BUMN sebagai pondasi utama untuk mencapai pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan, di mana tertuang dalam Surat Edaran Menteri BUMN No SE-1/MBU/01/2024 tentang Employee Well-being Policy (EWP) di Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

Edi menyebutkan bahwa perusahaan berupaya optimal menjalankan program tersebut dengan mengintegrasikan seluruh program well-being yang telah berjalan maupun program yang akan terus dikembangkan pihaknya. "Ini utuk menciptakan work-life balance bagi seluruh karyawan," tambah Edi.

Terkait implementasi program employee well-being dalam aspek fisik, SPMT disebut Edi membentuk community of interest dengan melaksanakan berbagai program yang dapat mendorong para karyawan untuk aktif bergerak.

SPMT juga rutin menggelar sharing session sebagai wadah berbagi ilmu seputar kesehatan, rohani, psikologi, kesehatan mental dan sejenisnya. Sharing Session bertajuk BREATH (Balancing, Resilience, Energy, and Health) itu didampingi para ahli di bidangnya. Ada pula penyediaan CMC (coaching, mentoring, dan counseling) karyawan, serta penyediaan berbagai sarana refreshing bagi karyawan agar kondisi mentalnya tetap terjaga.

Dari sisi finansial, wujud penerapan program employee well-being oleh SPMT yakni dengan cara meningkatkan awareness karyawan dalam manajemen keuangan melalui program sharing session serta pembekalan persiapan pensiun.

Sedangkan, pada aspek sosial, SPMT mendorong keterlibatan karyawan secara aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitarnya melalui program Employee Social Responsibility (ESR) yang bertajuk SPMT Rise! (Responsibility Initiative for Social Environment) yang diluncurkan pada bulan Februari lalu.

“SPMT memotivasi seluruh karyawan SPMT untuk menjadi versi terbaiknya masing-masing yang dapat mendorong work-life balance yang berkualitas," tambahnya.

Transformasi dan standarisasi menjadi dua gebrakan Pelindo Multi Terminal dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.

Proses transformasi tersebut bertujuan agar layanan layanan di seluruh pelabuhan yang dikelola SPMT terstandarisasi. Dengan demikian, biaya logistik nasional dapat ditekan.

Dikatakan Edi, transformasi yang dilakukan SPMT tidak terbatas pada upaya memberi layanan terbaik bagi pengguna jasa semata. Perusahaan juga memastikan keandalan dari SDM melalui serangkaian program transformasi yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan.

Sejalan dengan transformasi tersebut, perusahaan yang bisnisnya bergerak di bidang operasi terminal multipurpose di Indonesia, seperti curah cair, curah kering, dan kargo umum ini melakukan penyelarasan tata kelola organisasi yang agile, efektif, dan efisien serta optimal yang mendukung visi perusahaan.

SPMT juga melakukan transformasi melalui pengembangan SDM sesuai kebutuhan bisnis, penguatan implementasi budaya perusahaan yang melibatkan seuluruh unsur organisasi, serta implementasi arsitektur perusahaan dan IT Master Plan melalui aplikasi human capital management yang terintegrasi untuk pengembangan karir dan kompetensi SDM.

"Implementasi program employee well-being diharapkan dapat mendukung terwujudnya hubungan industrial yang semakin sehat serta lingkungan kerja yang harmonis dan kolaboratif yang mampu mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan yang berkelanjutan,” pungkas Edi. (K68)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Delfi Rismayeti
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper