Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyaluran Gas untuk 866 BBTUD Selama Idulftri Dipastikan Lancar

PGN memastikan keandalan penyaluran gas selama momen Idulfitri di semua sektor pelanggan dengan total 866 BBTUD dalam keadaan aman.
Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri PT Perusahaan Gas Negara (PGN) 2024./Istimewa
Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri PT Perusahaan Gas Negara (PGN) 2024./Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memastikan keandalan penyaluran gas selama momen Idulfitri di semua sektor pelanggan dengan total 866 BBTUD dalam keadaan aman. 

Berdasarkan data yang diterima Bisnis, PGN mengelola sekitar 866 BBTUD dengan volume niaga gas kurang lebih 860 BBTUD yang terdistribusi untuk 819.197 sambungan rumah, 3.108 komersial dan industri, serta 1.986 usaha kecil. Sementara layanan BBG untuk transportasi juga dipastikan aman dengan penyaluran mencapai 22.133 LSP. 

Direktur Sales dan Operasi PGN Ratih Esti Prihatini dalam keterangan tertulisnya mengatakan realisasi penyaluran gas bumi di 18 provinsi dengan total 74 kabupaten berjalan dengan aman. 

Pihaknya memastikan kesiapan layanan Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2024 terus bertugas hingga pasca Idulfitri atau sampai 21 April 2024. 

“Satgas RAFI PGN sudah aktif siaga memonitor dan mengendalikan penyaluran gas agar seluruh pelanggan dapat merayakan hari raya dengan nyaman. Kegiatan monitoring tekanan gas juga dilakukan secara realtime melalui SCADA System. Agar keamanan selalu terjaga, Satgas RAFI secara periodik melakukan patroli jaringan dan infrastruktur,” jelasnya, Kamis (4/4/2024). 

Dari posko Satgas RAFI Subholding Gas di IMOC Graha PGAS Jakarta, seluruh infrastruktur  dan fasilitas gas bumi Subholding Gas juga terpantau aman. Kini PGN Group memiliki dan mengelola sekitar 32.343 KM pipa gas, 16 SPBG serta 3 LNG Terminal. 

Dia menambahkan, tim penanganan gangguan juga turut siaga 24 jam guna menjaga penyaluran gas dan penanganan apabila terjadi insiden. 

“Kami juga antisipatif terhadap gangguan suplai gas yakni dengan memanfaatkan gas LNG di FSRU Lampung untuk pasokan gas ke PLN Group. Di samping itu, CNG digunakan untuk back up supply apabila ada gangguan penyaluran,” katanya. 

Sementara itu hingga kini pihaknya melaporkan tidak terdapat kasus yang berpengaruh terhadap kelancaran operasional Satgas RAFI 2024. 

“Kami menghimbau khususnya pelanggan jargas rumah tangga untuk memperhatikan keamanan, apabila akan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama untuk mudik ke kampung halaman pengguna jargas dapat untuk menutup valve di dekat meteran sehingga gas yang mengalir ke rumah akan berhenti secara otomatis,” pungkasnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper