Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Upaya Dorong UMKM, Kadin Expo 2024 akan Unggulkan Produk Kopi Sumsel

Kadin Sumsel akan kembali menggelar Kadin Expo kedua dalam upaya mendukung dan mempromosikan para pelaku UMKM serta ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PALEMBANG – Kamar Dagang dan Industri Provinsi Sumatra Selatan (Kadin Sumsel) akan mengunggulkan produk kopi asli Sumsel dalam pelaksanaan Kadin Expo tahun ini. 

Ketua Umum Kadin Sumsel Affandi Udji mengungkapkan pihaknya akan kembali menggelar Kadin Expo kedua dalam upaya mendukung dan mempromosikan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di wilayah tersebut. 

“Expo ini menjadi program utama untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Sumsel. Sehingga diharapkan banyak UMKM dari berbagai sektor dapat berpartisipasi disini,” katanya, Rabu (13/3/2024). 

Melalui kegiatan itu juga, kata Affandi, dapat memperkuat citra Sumsel yang ditunjukkan untuk peningkatan investasi, perdagangan, pariwisata serta kegiatan bisnis lainnya di berbagai tingkatan. 

“Sekaligus kita bisa memperkenalkan produk-produk asli Sumsel,” imbuhnya. 

Ketua Pelaksana Kadin Expo Sumsel Anton Wahyu menambahkan kegiatan yang akan berlangsung pada 11-14 Juli 2024 mendatang akan mengangkat produk kopi asal Sumsel. 

Hal itu, kata Anton, dikarenakan selama ini biji kopi asal Bumi Sriwijaya banyak dijual keluar Sumsel. Bahkan, diakui sebagai kopi asli wilayah lain. 

“Kita tahu, hasil kopi Sumsel banyak dijual ke provinsi tetangga. Oleh karena itu kita akan fokus ke kopi dengan harapan dapat mengangkat nama kopi Sumsel itu sendiri,” jelasnya. 

Dia juga menjelaskan rangkaian Kadin Expo nantinya akan diisi oleh berbagai kegiatan seperti pelatihan ekspor bagi UMKM, talkshow, perlombaan dan juga job fair

“Kita juga kembali menggandeng Kemenkumham untuk membantu persoalan izin UMKM,” sambung Anton. 

Di lain sisi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel Amiruddin mengakui para pelaku UMKM di wilayah itu masih memiliki segelintir permasalah klasik. 

Seperti permodalan, pemasaran dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif. 

“Fasilitas untuk UMKM (perizinan, permodalan dsb) kalau tidak dibantu bersama-sama ini berat. Banyak yang harus dipenuhi,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler