Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Pangan di Sumbar Melonjak Jelang Ramadan

Harga pangan mengalami kenaikan yang cukup signifikan di sejumlah pasar di Kota Padang, Sumatra Barat, pada momen jelang Ramadan tahun 2024.
Seorang pedagang melayani pembeli beras premium Solok di Pasar Raya Padang, Sumatra Barat, Kamis (22/2/2024). Dinas Perdagangan mencatat jelang Ramadan ini hampir semua bahan pokok mengalami kenaikan dari 30% hingga 50% dan kenaikan tertinggi terjadi di cabai merah dan beras. Bisnis/Muhammad Noli Hendra
Seorang pedagang melayani pembeli beras premium Solok di Pasar Raya Padang, Sumatra Barat, Kamis (22/2/2024). Dinas Perdagangan mencatat jelang Ramadan ini hampir semua bahan pokok mengalami kenaikan dari 30% hingga 50% dan kenaikan tertinggi terjadi di cabai merah dan beras. Bisnis/Muhammad Noli Hendra

Bisnis.com, PADANG - Harga pangan mengalami kenaikan yang cukup signifikan di sejumlah pasar di Kota Padang, Sumatra Barat, pada momen jelang Ramadan tahun 2024.

Kenaikan harga terlihat untuk komoditas cabai merah, cabai rawit, beras, tomat, ayam potong. Kenaikan dari 30% hingga 50% dan komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi terjadi untuk cabai merah dan beras.

Menurut seorang pedagang beras di Padang, Safi'i untuk beras memang belum ada tanda-tanda menunjukkan harga bakal turun. Apalagi beras yang dijualnya itu, merupakan beras premium yang berasal dari Kabupaten Solok.

"Sekarang harganya Rp17.000 per kilogram, normalnya biasa Rp15.000 per kg. Kenaikan beras tersebut sudah dirasakan sejak dua bulan ini," katanya, Kamis (22/2/2024).

Dia menyebutkan informasi yang diperoleh dari agen, penyebab naiknya harga beras, karena produksi beras di Solok tengah mengalami penurunan. Sementara kondisi yang terjadi saat ini, kebutuhan beras di pasaran terus berjalan.

"Beras ini kan penjualan jalan terus. Jadi seharusnya pasokan ada terus. Sekarang kondisi pasokan lagi berkurang. Makanya harga naik," ujarnya.

Safi'i mengaku tidak bisa memastikan kapan harga beras akan turun. Namun melihat dari tren jelang momen Ramadan, kenaikan harga beras maupun sembako lainnya memang sering terjadi.

"Saya rasa jika pasokan masih minim ini, harga sulit untuk normal," sebutnya.

Selain beras, harga cabai merah juga mengalami kenaikan. Hari ini harga cabai merah di Padang diperkirakan Rp75.000 per kg. Biasanya harga di sekitaran Rp50.000 per kg. Artinya kenaikan harga cabai merah mencapai 50%.

"Naiknya sudah empat bulan ini, sejak pasokan cabai Jawa tidak masuk. Kalau yang masuk ke Pasar Raya Padang ini cabai dari Aceh, dan cabai lokal di Sumbar," ujar Anto, pedagang cabai di Padang.

Dia mengaku bahwa khusus untuk harga cabai merah memang mengalami tren kenaikan dari hari ke hari. Dimana awalnya dulu harga mulai Rp50.000 per kg, naik lagi menjadi Rp60.000 per kg, dan hingga hari ini naik di angka Rp75.000 per kg.

"Kalau melihat kondisi kenaikan, sepertinya harga cabai merah ini bakal naik, dari ke hari. Bahkan pasokan pun lagi sedikit," jelasnya.

Seorang warga yang membeli sembako di Pasar Raya Padang, Ernita mengatakan cukup mengeluhkan terkait naiknya sembako akhir-akhir ini. Terlebih mau Ramadan ini, memang biasanya sering terjadi kenaikan harga sembako.

"Tapi cabainya kurang bagus, ada yang busuk-busuk juga atau agak lusuh begitu. Lihat kondisi penjual, tidak bisa banyak memilih, stok tersedia sedikit pula. Ya harus beli saja," ungkapnya.

Data dari Dinas Perdagangan kenaikan harga sembako paling dirasakan untuk komoditas cabai merah dan cabai rawit, dimana tren kenaikan terjadi hampir per hari, dengan nilai kenaikan mencapai 20%.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper