Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Antisipasi Keadaan Darurat, Kilang Dumai Lakukan Hal Ini

Tujuan Major Emergency Drill (MED) adalah sebagai langkah antisipasi dan refreshment rutin bagi TBKD, OKD, dan pihak lain.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kiri) meninjau ujicoba D-100 di Kilang Dumai. Istimewa/ Pertamina
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kiri) meninjau ujicoba D-100 di Kilang Dumai. Istimewa/ Pertamina

Bisnis.com, DUMAI-- Guna mengantisipasi dan meningkatkan responsivitas Tim Bantuan Keadaan Darurat (TBKD) dan Organisasi Keadaan Darurat (OKD) dalam menanggulangi keadaan darurat, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Dumai menggelar Major Emergency Drill (MED) Level II.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Dumai, Agustiawan, mengatakan bahwa Major Emergency Drill atau latihan penanggulangan keadaan darurat skala besar adalah latihan yang ditujukan untuk menanggulangi kejadian yang tidak diinginkan yang dapat mengakibatkan gangguan pada kegiatan operasional kilang.

Kemudian juga yang mengandung potensi kerugian bagi perusahaan serta memerlukan penanganan sesegera mungkin dengan melibatkan unsur-unsur OKD dan TBKD di lingkungan RU Dumai dan Kantor Pusat PT KPI. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang menjadi bagian dalam pemenuhan kepatuhan aspek safety dalam mengoperasikan kilang.

“MED tahun ini kami lakukan di Level 2 yang mana tingkat kedaruratan lebih besar dan memiliki potensi risiko yang besar sehingga penanggulangannya memerlukan bantuan dari pihak eksternal serta dukungan dari OKD Kantor Pusat,” ungkapnya Rabu (10/1/2024).

Tujuan MED ini adalah sebagai langkah antisipasi dan refreshment rutin bagi TBKD, OKD, dan pihak lain yang terlibat sehingga lebih responsif dalam mengatasi keadaan darurat yang mungkin saja terjadi.

Agustiawan menambahkan bahwa skenario yang dijalankan tahun ini adalah tumpahan minyak di perairan serta kebakaran di area Jetty akibat benturan kapal saat proses sandar. Skenario ini berbeda dari tahun lalu, dimaksudkan agar seluruh elemen TBKD, OKD, dan Perwira PT KPI Unit Dumai selalu siap dalam mengantisipasi segala keadaan darurat yang terjadi.

Secara keseluruhan, MED tahun ini mengikutsertakan beberapa stakeholder yang sesuai dengan skenario keadaan darurat yang dijalankan, seperti Kodim 0320/Dumai, Polres Dumai, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Sedangkan koordinasi lain yang diperlukan dalam kondisi penanganan keadaan darurat diperankan oleh Role Player.

General Manager PT KPI Unit Dumai, Didik Subagyo, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam latihan penanggulangan keadaan darurat kali ini. Dan berharap kejadian darurat sebenarnya tidak pernah terjadi.

“Komitmen safety akan terus kita junjung tinggi, salah satunya dengan pelaksanaan MED ini. Kita harus lakukan evaluasi berkala terhadap keefektifan dan kesigapan TBKD dan OKD dalam penanggulangan keadaan darurat. Prosedur juga akan terus kita evaluasi berdasarkan best practice dan hasil drill kali ini. Terima kasih untuk semua pihak yang telah menyambut baik pelaksanaan MED tahun ini,” pungkasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper