Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tahun Ini Investasi Riau Diyakini Kembali Tumbuh Positif, Berikut Penjelasannya

Data BPKM mencatat nilai investasi yang masuk ke Riau sepanjang 2022 lalu mencapai Rp82,5 triliun atau naik sekitar 55,5 persen dibandingkan sepanjang 2021.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  22:02 WIB
Tahun Ini Investasi Riau Diyakini Kembali Tumbuh Positif, Berikut Penjelasannya
Ilustrasi investasi - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU-- Nilai investasi di Provinsi Riau pada tahun ini diperkirakan bakal tumbuh positif, dibandingkan realisasi investasi pada tahun-tahun sebelumnya.

Data BPKM mencatat nilai investasi yang masuk ke Riau sepanjang 2022 lalu mencapai Rp82,5 triliun atau naik sekitar 55,5 persen dibandingkan sepanjang 2021 yang nilainya sekitar Rp53,05 triliun.

Ekonom Universitas Riau Edyanus Herman Halim menjelaskan para investor dari dalam dan luar negeri sudah mulai melirik dan mencari investasi apa saja yang bisa dijalankan di Bumi Lancang Kuning.

"Riau punya beragam keunggulan seperti lokasinya yang berada di gerbang ekspor internasional Indonesia, serta infrastruktur penunjang ke sana sudah bagus yaitu dengan adanya tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang yang nantinya akan dilanjutkan ke wilayah Sumbar," ujarnya, Selasa (24/1/2023).

Dari faktor tersebut, dia menilai para investor dengan sendirinya akan mencari usaha yang potensial untuk dikembangkan di Riau. Selain itu kondisi sosial keamanan di daerah itu juga sangat mendukung dimana tidak banyak terjadi ganggguan terhadap investasi di daerah. Tidak hanya itu, program replanting atau peremajaan kelapa sawit juga ikut menambah nilai investasi yang masuk ke wilayah Riau.

Dia mengakui pemda telah memberikan dukungan dalam mendorong peningkatan investasi seperti membangun Mal Pelayanan Publik di tingkat kabupaten kota dan provinsi, serta memudahkan proses perizinan bagi para investor yang memerlukan perizinan serta layanan administrasi pendukung lainnya.

Selain faktor pendorong itu, dia juga meminta pemda serta pihak terkait mengantisipasi kenaikan angka investasi dengan kesiapan infrastruktur pendukung. Misalnya kesiapan dukungan daya listrik dan kestabilan pasokannya ke kawasan dan sentra industri.

"Lalu untuk program SPAM misalnya Durolis yang telah berjalan kami harap segera terealisasi ke pelanggan karena tentu akan mendorong minat investor dengan adanya kesiapan dan dukungan dari infrastruktur dasar tersebut," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau investasi
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top