Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tambang Batu Bara Sawahlunto Milik PT Nusa Alam Lestari Meledak

Menurut informasi inspekTambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, meledak pada Jumat (9/12) pagi. Sejumlah pekerja ttur tambang benar terjadi ledakan
Muhammad Noli Hendra
Muhammad Noli Hendra - Bisnis.com 09 Desember 2022  |  13:25 WIB
Tambang Batu Bara Sawahlunto Milik PT Nusa Alam Lestari Meledak
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SAWAHLUNTO - Tambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, meledak pada Jumat (9/12) pagi. Sejumlah pekerja tambang dilaporkan menjadi korban.

Kejadian ini, dibenarkan oleh Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar Heri Martinus.

"Menurut informasi inspektur tambang benar terjadi ledakan. Bukan tambang ilegal, tapi dikelola PT Nusa Alam Lestari," katanya, Jumat (9/12/2022).

Ledakan tambang itu diketahui terjadi sekitar pukul 08.30 Wib. Lokasinya berada pada lubang SD C2 atau lori 2. 

Heri mengaku tidak mengetahui pasti penyebab ledakan tersebut, karena masih dalam pencarian korban. Bicara soal mencari penyebab ledakan, tersebut akan diselidiki aparat kepolisian. 

Kalaksa BPBD Kota Sawahlunto Dedi Ardona mengatakan sampai saat ini total korban yang telah berhasil dievakuasi sebanyak 4 orang. 

"Korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Dari 4 orang itu, 2 meninggal dunia dan 2 orang lagi dirawat," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Basarnas Padang terhadap 12 orang tertimbun ledakan tambang batu bara di pertambangan PT Nusa Alam Lestari, Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara tambang
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top