Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bapenda Batam Optimistis Pendapatan Pajak Daerah 2022 Tembus Rp1 Triliun

Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah menuturkan pihaknya memperkirakan pendapatan pajak daerah untuk Desember 2022 akan berada di angka Rp71 miliar.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  15:48 WIB
Bapenda Batam Optimistis Pendapatan Pajak Daerah 2022 Tembus Rp1 Triliun
Ilustrasi pajak - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BATAM - Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah menuturkan pihaknya memperkirakan pendapatan pajak daerah untuk Desember 2022 akan berada di angka Rp71 miliar. Jika perkiraan itu terealisasi, maka capaian pendapatan pajak Kota Batam pada tahun 2022 akan lebih dari Rp1 triliun.

Saat ini capaian pendapatan pajak daerah Kota Batam sampai 26 November 2022 telah menyentuh angka Rp940 milar. Nilai ini telah melampaui pendapatan pajak daerah kota Batam dalam tiga tahun terakhir. Dengan tersisa satu bulan lagi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam optimis capaian pendapatan pajak daerah akan melampaui Rp1 triliun.

Tahun 2021 lalu, dari capaian pendapatan pajak Kota Batam sebesar Rp796,57 miliar. kemudian tercapai sebesar Rp755,88 miliar di tahun 2020 dan tahun 2019 lalu, menjadi salah satu tahun tertinggi capaian pendapatan pajak daerah Kota Batam sebesar Rp934,46 miliar.

“Kami estimasikan pendapatan di Desember dari BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar Rp25 miliar, dari PPJ (Pajak Penerangan Jalan) Rp21 miliar dan Hotel, Restoran dan Hiburan ada di angka Rp25 miliar,” tutur Azmansyah, Kamis (1/12/2022).

Untuk diketahui, BPHTB menjadi penyumbang utama dengan nilai Rp304,73 miliar sampai 26 November 2022. Disusul PPJ sebesar Rp228,21 miliar; PBB-P2 sebesar Rp206,14 miliar; Restoran Rp85,53 miliar; Hotel Rp75,08 miliar; Hiburan Rp22 miliar; Reklame Rp9,92 miliar; Parkir Rp8,03 miliar dan Pajak Mineral Bukan Logam (MBLB) sebesar Rp3,12 miliar.

Dari capaian pendapatan pajak Kota Batam sebesar Rp796,57 miliar tahun 2021 lalu, BPHTB menyumbang sebesar Rp261,67 miliar. Disusul PPJ sebesar Rp217,39 miliar dan PBB-P2 sebesar Rp187,78 miliar melengkapi tiga teratas. Dari capaian sebesar Rp755,88 miiar di tahun 2020, BPHTB menyumbang Rp235,76 miliar. Di urutan kedua ada PPJ dengan capaian Rp211.06 miliar dan PBB-P2 sebesar Rp167,21 miliar.

Tahun 2019 lalu, menjadi salah satu tahun tertinggi capaian pendapatan pajak daerah Kota Batam sebesar Rp934,46 miliar. Dengan capaian ini, Azmansyah meyakini target pendapatan pajak daerah Kota Batam akan tembus Rp1 triliun pada tahun 2020. Namun hal itu urung terlaksana karena pandemi Covid-19.

“Tahun 2022 ini Bapenda Batam melakukan sejumlah upaya untuk mendorong peningkatan pajak. Kami jalankan sejumlah program, utamanya relaksasi pajak untuk mendorong kesadaran masyarakat. Kami juga tingkatkan layanan yang memudahkan dengan turun langsung di tiap kecamatan untuk program PBB-P2,” tutur Azmansyah lagi. (K41)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bapenda batam
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top