Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kasus Korupsi Banyak Ditemukan di Sumut

Ada 17 kepala daerah dengan perkara korupsi di Sumut, 16 ditangani KPK dan 1 ditangani oleh aparat yang lain
Ade Nurhaliza
Ade Nurhaliza - Bisnis.com 29 November 2022  |  15:20 WIB
Kasus Korupsi Banyak Ditemukan di Sumut
Logo KPK.
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan Sumatera Utara banyak ditemukan kasus korupsi.

Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata mengatakan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dilaksanakan di Medan dengan alasan tertentu.

"Kenapa kami memilih Medan untuk mewakili wilayah 1? Kenapa Medan? Ada beberapa pertimbangan. Salah satunya kalau melihat dari catatan yang tidak baik. Ada 17 kepala daerah dengan perkara korupsi, 16 ditangani KPK dan 1 ditangani oleh aparat yang lain," kata Alex di Gedung Serba Guna, Kota Medan pada peringatan Hakordia, Selasa (29/11/2022).

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan bahwa perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, ini adalah hal yang tidak bisa dilepas untuk diawasi.

Ia menjelaskan bahwa tugas wartawan harus ikut serta mengawasi dan memberikan masukan-masukan.

"Supaya ini tidak terjadi, wartawan melek terus mengamati ini. Kalau sudah sampai pertanggungjawaban, ini semua bisa diatur, rekayasa. Semua bisa terjadi kalau iman kita sudah tenggelam," sebut Edy.

Pada pelaksanaan Hakordia di Medan, Pemerintah Sumatera Utara menyiapkan serangkaian acara seperti penyuluhan anti korupsi kepada masyarakat mulai dari tingkat pelajar hingga umum.

Peringatan Hakordia ini diselenggarakan serentak di empat tempat, yaitu di Gedung Serba Guna Provinsi Sumatera Utara, Lapangan Gadung Astaka, Hotel Arya Duta dan kantor TVRI perwakilan Sumatera Utara.

310 Laporan Masyarakat

KPK memilih Kota Medan sebagai perwakilan wilayah untuk tempat diselenggarakannya Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang berlokasi di Lapangan Astaka, Kota Medan pada Selasa, 29 November 2022.

"Hakordia diselenggarakan di lima wilayah perwakilan Indonesia, hari ini di Medan, Sumatera Utara, kemudian Samarinda dan Denpasar sudah minggu lalu. Dan minggu depan akan diselenggarakan di Surabaya dan Bandung," jelas Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Peringatan yang mengusung tema Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi itu dilangsungkan di empat tempat sekaligus, yaitu Gedung Serba Guna Provinsi Sumut, Lapangan Astaka, Hotel Arya Duta dan TVRI Sumatera Utara.

Peringatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Gubernur Jambi Al Haris, Pejabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, dan perwakilan gubernur Sumatera Barat.

"Kenapa menunjuk Medan sebagai wilayah yang mewakili? Salah satu pertimbangan yaitu dari catatan yang tidak baik. Ada 17 kepala daerah berperkara korupsi, 16 ditangani KPK, dan 1 ditangani oleh Kejaksaan," ungkap Alex saat konferensi pers.

Meski begitu, ada 1 hal positif dari banyaknya kasus korupsi yang terungkap. Menurut Alex, KPK berhasil mengajak masyarakat utk menyampaikan laporan tindak pidana korupsi.

"Ada 310 laporan di wilayah sumatera utara. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat tinggi sekali. Untuk menyampaikan hal-hal yang diketahui atau diduga korupsi," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut korupsi medan KPK edy rahmayadi
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top