Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mukomuko Lengkapi Syarat Program Peremajaan Sawit

Ada empat kelompok tani di daerah ini yang mengusulkan program peremajaan tanaman kelapa sawit dengan total lahan seluas 800 hektare.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 November 2022  |  11:32 WIB
Mukomuko Lengkapi Syarat Program Peremajaan Sawit
Kebun Sawit. - Sinar Mas Agribusiness
Bagikan

Bisnis.com, MUKOMUKO - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, saat ini masih melengkapi kekurangan persyaratan program peremajaan sawit seperti surat keterangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait lokasi kebun kelapa sawit yang diusulkan mendapatkan program ini bebas dari gambut.

"Kami sedang mengajukan surat keterangan lokasi atau wilayah yang diusulkan bebas dari gambut kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Meri Marlina, Senin (14/11/2022).

Ada empat kelompok tani di daerah ini yang mengusulkan program peremajaan tanaman kelapa sawit dengan total lahan seluas 800 hektare, yakni Masad Jaya I Desa Lubuk Talang dengan luas 318 hektare.

Kemudian, Kelompok Tunas Harapan di Kecamatan Air Manjuto dengan luas sekitar 200 hektare, Kelompok Tanera Sejahtera di Desa Bunga Tanjung dengan luas sekitar 170 hektare, dan Kelompok Mukomuko di Kecamatan Kota Mukomuko.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan verifikasi data kelompok tani yang mengusulkan program peremajaan tanaman kelapa sawit kepada pemerintah pusat.

Ia mengatakan, dari hasil verifikasi data Kelompok Tani Masad Jaya I Desa Lubuk Talang sebelum mengusulkan peremajaan tanaman kelapa sawit di lahan seluas 318 hektare, namun luasnya berkurang menjadi sekitar 250 hektare.

"Luas lahan yang diusulkan program ini berkurang karena ada anggota kelompok tani yang sebelumnya mengusulkan dua hektare, tetapi saat diverifikasi hanya satu hektare," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah selesai melakukan verifikasi data empat kelompok tani yang mengusulkan program peremajaan sawit di sejumlah kecamatan di daerah ini.

Selanjutnya, katanya, pihaknya melakukan verifikasi data kelompok tani baik verifikasi dokumen maupun lahan sawit.

"Ada sejumlah dokumen milik kelompok tani yang kurang jelas dan kami meminta kelompok tani untuk melakukan scanning ulang dokumen yang dibutuhkan untuk mendapatkan program ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelapa sawit bengkulu

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top