Puluhan Ribu Masyarakat Sumbar Kehilangan Pekerjaan Akibat Covid-19

BPS mencatat terdapat 65,28 ribu orang penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 di Sumbar.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PADANG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran di Sumatra Barat akibat pandemi Covid-19 mencapai puluhan ribu orang.

Statistik Ahli Madya BPS Sumbar Hefinanur menjelaskan berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2022, penduduk usia kerja di Sumbar yang terdampak Covid-19 dikelompokkan menjadi empat komponen.

Pertama pengangguran karena Covid-19. Kedua bukan angkatan kerja (BAK) karena Covid-19. Ketiga tidak bekerja karena Covid-19. Keempat penduduk bekerja mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19.

"Jadi untuk kondisi pertama dan kedua merupakan dampak pandemi Covid-19 yang membuat orang berhenti bekerja. Sedangkan kondisi tiga dan empat merupakan dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh orang yang masih bekerja," jelasnya, Senin (7/11/2022).

Di Sumbar hingga Agustus 2022, terdapat 65,28 ribu orang (1,58 persen) penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19.
Jumlah itu terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebesar 3,18 ribu orang. Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 sebanyak 7,18 ribu orang.

Sementara tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 2,43 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 52,49 juta orang.

"Artinya masyarakat yang menganggur akibat pandemi Covid-19 itu dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 3,18 ribu orang, BAK karena Covid-19 sebanyak 7,18 ribu orang. Kalau ditotalkan, maka lebih dari 10.000 orang yang berhenti akibat Covid-19," kata Hefinanur.

Menurutnya jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 248,57 ribu orang atau sebesar 69,37 persen dibandingkan dengan Agustus 2021. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper