Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pertanian Topang Perekonomian Kabupaten OKI untuk Pulih dan Tangguh

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menilai sektor pertanian menjadi penyokong struktur perekonomian daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten OKI dan DPRD OKI menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati hari jadi ke-77 Kabupaten OKI, Selasa (11/10). istimewa
Pemerintah Kabupaten OKI dan DPRD OKI menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati hari jadi ke-77 Kabupaten OKI, Selasa (11/10). istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, menilai sektor pertanian menjadi penyokong struktur perekonomian daerah tersebut.

Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar, mengatakan sektor pertanian telah berkontribusi sebesar 55,31 persen terhadap PDRB OKI pada 2021.

"Sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan jadi andalan kami untuk mendukung program gubernur, yakni Sumsel Mandiri Pangan," kata Iskandar pada rapat paripurna istimewa peringatan hari jadi ke-77 Kabupaten OKI di Gedung DPRD OKI, Selasa, (11/10/2022).

Iskandar memaparkan produktivitas sektor pertanian, khususnya padi di Kabupaten OKI meningkat dari 568.043 ton tahun 2014 menjadi 763.399 ton pada tahun 2021.

"Untuk konsumsi beras, OKI surplus dalam tiga tahun terakhir, sehingga beras petani OKI dikirim ke daerah lain bahkan ke provinsi lain," katanya.

Menurut dia, produktivitas itu terus ditingkatkan dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi. "Pembangunan irigasi, bantuan benih dan pupuk dilakukan untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian kita," papar dia.

Pertumbuhan ekonomi yang positif, menurut Iskandar, mampu menurunkan angka kemiskinan di OKI sebesar 0,05 poin dari 14,73 persen pada tahun 2020, menjadi 14,68 persen pada 2021.

Dia menilai kemiskinan merupakan persoalan bersama, dan Pemkab OKI telah berkomitmen untuk terus mengentaskannya.

Iskandar juga menyebut penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). TPT Kabupaten OKI pada tahun 2021 menurun hingga 3,01 persen.

"Jika dibandingkan dengan tahun-tahun awal kepemimpinan kami TPT turun sebesar 3,88 poin dari 6,89 persen di tahun 2015," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, mengatakan sebagai lumbung pangan di Sumsel, OKI telah berkontribusi untuk mewujudkan Sumsel Mandiri Pangan.

"Pada masa pemulihan ekonomi nasional ini kita harus lebih produktif untuk mewujudkan ketahanan pangan di Sumsel secara berkelanjutan," katanya.

Deru mengatakan kemandirian pangan merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak sangat luar biasa, jika dilaksanakan secara konsisten maka kemandirian pangan mampu menekan rasio kemiskinan serta perekonomian masyarakat di OKI terus tumbuh.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dinda Wulandari
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper