Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Cabai Merah Tiba-tiba Turun Drastis, Diduga Akibat Daya Beli Masyarakat Lesu

Setelah sempat menyentuh Rp130.000 per kilogram, harga cabai merah di Sumatra Utara kini turun drastis.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  13:22 WIB
Harga Cabai Merah Tiba-tiba Turun Drastis, Diduga Akibat Daya Beli Masyarakat Lesu
Cabai merah - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, MEDAN - Setelah sempat menyentuh Rp130.000 per kilogram, harga cabai merah di Sumatra Utara kini turun drastis.

Berdasar pantauan, harga cabai merah dijual antara Rp70.000 - Rp80.000 per kilogram pada hari ini, Rabu (29/6/2022).

Menurut pengamat ekonomi asal Universitas Islam Sumatera Utara Gunawan Benjamin, harga jual cabai merah di tingkat petani sebenarnya sempat menyentuh Rp73.000 per kilogram pada Selasa (28/6/2022) sore.

"Tetapi sejak kenaikan harga cabai yang melewati Rp100.000 per kilogram, sejumlah pedagang pengecer yang membeli ke pedagang besar menurunkan porsi pembeliannya," kata Gunawan.

Menurut Gunawan, sejumlah pedagang pengecer yang biasa membeli cabai merah sebanyak 500 kilogram dari pedagang besar belakangan ini hanya membelinya sebanyak 300 - 350 kilogram. Terjadi tren penurunan sebesar 30 - 40 persen.

"Penurunan tersebut memicu terjadinya kelebihan stok yang tidak mungkin disimpan oleh pedagang besar untuk waktu yang lama. Karena ada penyusutan, pembusukan, biaya penyimpanan, hingga biaya sortir barang dan risiko penurunan harga," kata Gunawan.

Kondisi di atas menyebabkan sejumlah pedagang besar terpaksa mengobral cabai merah. Bahkan harganya sempat anjlok Rp65.000 per kilogram.

Di sisi lain, menurut Gunawan, tak sedikit pedagang pengecer yang mengeluh lantaran daya beli masyarakat menurun seiring kenaikan harga cabai merah belakangan ini.

"Sejumlah pengecer kesulitan menjual cabai merah saat harganya melambung tinggi. Masyarakat mengurangi pembelian cabai merah karena daya belinya terpuruk," kata dia.

Lebih lanjut, Gunawan mengungkapkan banyak pedagang besar yang belakangan ini merugi akibat fluktuasi harga cabai.

"Salah satu pedagang besar yang jadi responden kami bahkan mengklaim rugi hingga Rp50 juta dalam satu malam transaksi, mengingat barang dagangannya mencapai belasan ton dalam setiap transaksi," kata Gunawan.

Melihat faktor-faktor di atas, Gunawan memprediksi fluktuasi harga cabai merah saat ini disebabkan oleh penurunan daya beli masyarakat. Bukan karena stok melimpah.

Sebab, menurutnya, stok cabai merah di tingkat petani pada dasarnya masih konsisten tidak berubah dibanding pekan lalu.

"Fluktuasi harga pada saat ini lebih didorong oleh faktor tekanan daya beli," katanya.

Menurut Ita, seorang ibu rumah tangga asal Kota Medan, Sumatra Utara, harga cabai merah di pasaran memang mengalami penurunan pada hari ini.

"Saya beli tadi Rp8.000 per ons. Beberapa hari lalu yang harganya sampai Rp130.000 per kilogram," katanya kepada Bisnis.

Berdasar pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga cabai merah di Kota Medan pada hari ini dijual Rp81.000 per kilogram. Harganya turun dibanding Selasa (28/6/2022), yaitu Rp90.000 per kilogram. Sedangkan pada Senin (27/6/2022), harga cabai merah di Kota Medan mencapai Rp109.500 per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga cabai cabai merah
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top