Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tenggelam di Danau Toba, Jasad Pekerja Proyek Strategis Jembatan Tano Ponggol Ditemukan

Aljab merupakan pekerja proyek strategis nasional pembangunan Jembatan Tano Ponggol Danau Toba. Jasadnya ditemukan petugas di kedalaman lima meter tak jauh dari lokasi awal tenggelam.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 06 Juni 2022  |  12:55 WIB
Tenggelam di Danau Toba, Jasad Pekerja Proyek Strategis Jembatan Tano Ponggol Ditemukan
Tim SAR saat mengevakuasi jenazah Aljab Maulana (21) usai tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara pada Minggu (5/6/2022). - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN - Jasad Aljab Maulana, 21, ditemukan Tim Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba, Senin (6/6/2022).

Lelaki berusia 21 tahun itu meninggal dunia karena tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara, pada Minggu (5/6/2022) sore.

Aljab merupakan pekerja proyek strategis nasional pembangunan Jembatan Tano Ponggol Danau Toba. Jasadnya ditemukan petugas di kedalaman lima meter tak jauh dari lokasi awal tenggelam.

Jenazah warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat itu kini telah diserahkan ke pihak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Menurut Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba Hisar Turnip, proses pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan perairan dengan alur tali.

Pihaknya juga menerjunkan sejumlah penyelam serta menggunakan alat pendeteksi bawah air Aqua Eyes.

Penemuan jenazah Aljab sekaligus menutup operasi SAR ini.

"Selanjutnya tim langsung mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia," kata Hisar.

Berdasar informasi yang diperoleh, Aljab bersama tiga temannya tenggelam saat berenang di Danau Toba pada Minggu (5/6/2022) sore. Dia merupakan warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Warga lokal sempat menolong. Tiga orang selamat. Namun Aljab tenggelam.

Aljab diketahui merupakan pekerja pada proyek Jembatan Tano Ponggol Danau Toba. Jembatan ini rencananya akan menghubungkan Pulau Sumatra dan Pulau Samosir. Panjangnya sekitar 294 meter.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI awalnya menargetkan pembangunan rampung pada 2022. Pengerjaan dilakukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan anggaran Rp157 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2020-2022.

Jembatan ini dibangun demi mendukung pengembangan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas/Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Selain Danau Toba, empat KSPN Prioritas/DPSP lain yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 adalah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenggelam danau toba
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top