Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gajah Sumatra Dengan Kondisi Hamil Ditemukan Mati di Bengkalis Riau

Diperkirakan gajah betina tersebut berumur sekitar 25 tahun. Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 Mei 2022  |  05:54 WIB
Seekor gajah Sumatra dalam kondisi hamil, ditemukan mati di wilayah konsesi perusahaan, di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Istimewa
Seekor gajah Sumatra dalam kondisi hamil, ditemukan mati di wilayah konsesi perusahaan, di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU — Seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati. Lokasi kematian gajah betina itu, berada di areal lahan konsesi PT. Riau Abadi Lestari. Tepatnya di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis. 

Plt Kepala Balai Besar KSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara dalam keterangan pers membeberkan kronologis kematian satwa yang dilindungi itu. 

Dijelaskan dia, karyawan PT. Riau Abadi Lestari menemukan seekor gajah mati dengan posisi tertidur di tengah jalan. Tepatnya berada di kilometer sembilan. 

"Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 25 Mei 2022, sekira pukul 12.12 wib. Saat karyawan itu hendak pulang ke rumahnya di Desa Koto Pait Beringin," ujarnya, Kamis (26/5/2022).

Tim gabungan Balai Besar KSDA Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF) yang saat itu sedang melakukan patroli, langsung menyisir ke lokasi gajah mati. 

"Tim gabungan menyisir TKP. Di titik koordinat di N 01° 4' 48" E 101° 27' 21" ditemukan bangkai gajah. Masuk dalam konsesi PT. Riau Abadi Lestari yang berdampingan dengan kebun sawit masyarakat. Tim gabungan segera melaporkan ke kantor Balai Besar KSDA Riau," kata Fifin.

Dituturkan Fifin, Balai Besar KSDA Riau berkoordinasi dengan Polsek Pinggir untuk membantu Tim gabungan mengamankan lokasi. 

"Balai Besar KSDA Riau segera menurunkan Tim medis serta Polisi Kehutanan, menuju lokasi untuk melakukan nekropsi didampingi dokter hewan dari Kesehatan Hewan Duri," ujar Fifin. 

Lebih lanjut Fifin mengungkapkan, bahwa penyebab kematian gajah betina itu belum dapat dipastikan, akan tetapi dari mulut dan anusnya keluar darah. 

Diperkirakan gajah betina tersebut berumur sekitar 25 tahun. Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya.

"Tim mengambil sample hati, dinding usus, paru, dan kotoran gajah tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Dengan bantuan alat berat Tim menguburkan bangkai gajah di lokasi," ungkap Fifin. 

Sampel bagian organ satwa, kata Fifin, akan segera dikirim ke Balai Verteriner, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

"Hal ini untuk mengetahui penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut," tandas Fifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau gajah
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top