Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

1,2 Juta Wisatawan Datangi Sumbar Selama Libur Lebaran 2022

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Luhur Budianda mengatakan pihaknya telah mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Sumbar terhitung sejak tanggal 3-8 Mei 2022.
Ilustrasi/Antara
Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, PADANG - Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat mencatat ada sebanyak 1.237.832 pengunjung yang berwisata selama libur Lebaran 2022. Jumlah pengunjung itu terpantau mendatangi seluruh daerah di Sumbar.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Luhur Budianda mengatakan pihaknya telah mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Sumbar terhitung sejak tanggal 3-8 Mei 2022.

"Jadi selama kurang lebih satu pekan itu total pengunjung yang kita catat dari objek wisata yang berbayar saja, jumlahnya lebih dari 1,2 juta. Data ini dari dinas pariwisata kabupaten dan kota, lalu kita himpun di provinsi," katanya, Minggu (22/5/2022).

Dia menjelaskan dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, tercatat ada 4 daerah yang paling ramai dikunjungi oleh wisatawan selama libur Lebaran 2022 itu, yakni Kabupaten Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Tanah Datar dan Kota Bukittinggi.

"Di Pasaman Barat ini ada objek wisata pantainya yakni Air Bangis. Dari laporan Pemkab Pasaman Barat, membludak pengunjung di Air Bangis ini. Di Sumbar jumlah pengunjung terbanyak itu datang ke Pasaman Barat," ujarnya.

Begitu juga di Kabupaten Limapuluh Kota, objek wisata di Harau masih menjadi tujuan wisatawan. Buktinya kemacetan parah terjadi di kawasan wisata Harau tersebut.

Sedangkan di Kota Bukittinggi, yang memang menjadi ikon wisata di Sumbar, sudah tidak diragukan lagi kunjungan wisatawan di daerah kota wisata itu.

Lalu di Tanah Datar, dengan adanya upaya Pemkab Tanah Datar membenahi sejumlah objek wisata, serta turut menghadirkan objek wisata yang baru pada momen libur Lebaran 2022 itu, membuat orang banyak berkunjung ke Tanah Datar.

"Empat daerah itu, jumlah kunjungannya di atas 100 ribu. Kalau yang paling sedikit wisatawan yang berkunjung pada libur Lebaran itu adalah ke Mentawai, setelah itu baru di Kota Payakumbuh," ungkapnya.

Budi merinci berdasarkan data yang dihimpun Dispar Sumbar, untuk jumlah kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2022 di seluruh daerah di Sumbar, dimulai dari Kabupaten Agam jumlah pengunjungnya tercatat sebanyak 49.117 orang, Kabupaten Dharmasraya 62.568 pengunjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai 391 pengunjung.

Lalu Kabupaten Limapuluh Kota 153.018 pengunjung, Kabupaten Padang Pariaman 50.897 pengunjung, Kabupaten Pasaman 24.749 pengunjung, Kabupaten Pasaman Barat 232.471 pengunjung, Kabupaten Pesisir Selatan 90.485 pengunjung.

Serta di Kabupaten Sijunjung 35.218 pengunjung, Kabupaten Solok 53.152 pengunjung, Kabupaten Solok Selatan 34.200 pengunjung, Kabupaten Tanah Datar 105.019 pengunjung.

Selanjutnya di Kota Bukittinggi yang merupakan ikon wisata di Sumbar jumlah pengunjung yang datang sebanyak 147.500 orang. Daerah ibu kota provinsi yakni Kota Padang jumlah pengunjungnya hanya 37.797 orang, Kota Padang Panjang 16.908 pengunjung.

Dan Kota Pariaman tercatat 76.365 pengunjung, Kota Payakumbuh 3.654 pengunjung, Kota Sawahlunto 48.055 serta Kota Solok sebanyak 16.268 pengunjung.

"Jadi saya tegaskan, jumlah ini dihitung berdasarkan objek wisata yang berbayar saja, yakni dari penjualan tiket itu yang dihitung, dan yang menghitung itu dari masing-masing kabupaten dan kota," tegas Budi.

Namun diakuinya libur Lebaran 2022 ini dapat dikatakan hampir di berbagai titik objek wisata terjadi ledakan pengunjung. Buktinya kemacetan jalan menuju objek wisata pun terjadi.

"Seperti halnya di Kota Pariaman, ada Festival Pantai Pariaman 2022. Membludak di sana. Itu baru satu titik, belum lagi di daerah-daerah lainnya," ungkap dia.

Tapi bila dibandingkan dengan kondisi tahun 2019 yang merupakan sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah pengunjung ke Sumbar pada libur Lebaran angkanya bisa mencapai 2,1 juta.

Budi menjelaskan dari segi jumlah memang yang tercatat di tahun 2019 itu memang lebih banyak dibandingkan tahun 2022 ini. Akan tetapi, tahun 2019 itu sistem penghitungan jumlah kunjungan berlaku untuk seluruh objek wisata.

"Nah kalau kita di tahun 2022 ini, data yang dicatat oleh dinas pariwisata di kabupaten dan kota berdasarkan objek wisata yang berbayar saja. Misalnya di Pantai Air Manis Padang itu masuk dihitung, karena berbayar. Tapi yang di Pantai Padang sendiri yang tidak berbayar, maka tidak masuk dalam data itu," kata Budi.

Menurutnya bila dari kabupaten dan kota mendata seluruh objek wisata, baik yang berbayar maupun yang tidak berbayar, maka dapat diperkirakan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2022 ke Sumbar lebih dari 2 juta pengunjung.

"Kalau dihitung, saya rasa lebih dari 2 juta pengunjung. Karena bila diukur dari kondisi kemacetan jalan tahun 2022 ini lebih parah ketimbang tahun 2019. Artinya banyak yang datang ke Sumbar pada tahun ini," sebutnya. (k56)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Noli Hendra
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper