Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OKI Gandeng Multipihak Terapkan Pengelolaan Gambut Lestari

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, menggandeng berbagai pihak untuk mengelola lahan gambut lestari di sejumlah desa yang berada di Kesatuan Hidrologis Gambut atau KHG.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 April 2022  |  15:28 WIB
Para narasumber menyampaikan materi dalam lokakarya terkait pelestarian lahan gambut, di Palembang, Selasa (19/4/22).  - Bisnis/Dindawulanri
Para narasumber menyampaikan materi dalam lokakarya terkait pelestarian lahan gambut, di Palembang, Selasa (19/4/22). - Bisnis/Dindawulanri

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, menggandeng berbagai pihak untuk mengelola lahan gambut lestari di sejumlah desa yang berada di Kesatuan Hidrologis Gambut atau KHG.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Setda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ubaidillah, mengatakan OKI merupakan pemilik lahan gambut terluas di Sumatra Selatan (Sumsel).

“Kami menyambut baik inisiatif yang mendukung Pemkab OKI untuk menjawab tantangan pembangunan yang akan memberi manfaat, tidak hanya pada ekonomi masyarakat tetapi juga untuk lingkungan hidup,” katanya, saat lokakarya multipihak terkait pelestarian gambut, Selasa (19/4/2022).

Ubaidillah menambahkan berdasarkan data ekosistem gambut Sumsel yang tersebar di tujuh kabupaten/kota hampir separuhnya berada di OKI,  dengan luasan 1,03 juta hektare atau hampir separuh dari total area ekosistem gambut di provinsi itu.

Sementara itu, Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumsel, Syafrul Yunardi mengatakan kolaborasi menjadi kunci dalam menuju pengelolaan lahan gambut yang baik.

“Karena ini adalah kerja besar dan dukungan semakin banyak sektor yang terlibat akan mempercepat langkah-langkah selanjutnya,” katanya.

Syafrul memaparkan lahan gambut di OKI tidak hanya dimanfaatkan oleh petani atau masyakarat tetapi juga oleh sektor swasta yang sudah memiliki rencana terkait dengan operasional bisnis mereka. 

“Melalui kolaborasi yang ingin kita lakukan, banyak kepentingan yang bisa diselaraskan supaya bisa mewujudkan harapan kita semua, yaitu kondisi lahan gambut yang sehat dan lestari,” kata Syafrul.

Dalam kesempatan yang sama,  Koordinator Peat-IMPACTS Feri Johana mengatakan lokus kegiatan Peat-IMPACTS berada di desa-desa yang terletak di wilayah Kesatuan Hidrologis Gambut (KGH) Saleh-Sugihan dan Sugihan-Sungai Lumpur.

Feri mengatakan berbagai pihak membentuk tim yang bertanggungjawab untuk mengelola dan mengarahkan kegiatan yang mendorong pengelolaan gambut lestari.

“Kita semua ingin melihat pengelolaan gambut yang lebih baik, masyarakat di wilayah dengan lahan gambut dapat terus meningkatkan taraf kehidupannya melalui usaha-usaha tani yang berkelanjutan dan baik untuk alam,” kata Feri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gambut ogan komering ilir
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top