Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Sumut Prediksi Kebutuhan Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri Capai Rp5,2 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara memprediksi kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini sebanyak Rp5,25 triliun.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  16:48 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara memprediksi kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini sebanyak Rp5,25 triliun.

Perkiraan jumlah kebutuhan tersebut tercatat lebih tinggi dibanding tahun lalu. Peningkatan tak lepas dari efek perbaikan ekonomi yang terus berlangsung.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara Doddy Zulverdi, peredaran uang di Sumatra Utara memang meningkat pada periode Ramadan dan Idulfitri. Kondisi ini turut memengaruhi pada arus kas keluar dari Bank Indonesia.

Berdasar pola historis, kata Doddy, arus kas Bank Indonesia mencatatkan net-outflow seiring peningkatan kebutuhan likuiditas perbankan dalam memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat pada masa Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN).

"Oleh karena itu, Bank Indonesia senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas uang yang beredar. Khususnya memasuki periode HBKN," kata Doddy, Rabu (30/3/2022).

Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal jelang Ramadan dan Idulfitri di Sumatra Utara, Bank Indonesia akan menempuh tiga strategi.

Pertama, dengan membuka layanan penarikan uang Hasil Cetak Sempurna (HCS) sebelum Ramadan untuk memenuhi likuiditas perbankan hingga ke tingkat cabang maupun unit. Layanan ini berlangsung sejak 28 Maret-1 April 2022.

Kedua, membuka layanan penukaran uang HCS di seluruh unit atau cabang perbankan. Maksimal uang yang ditukar Rp3,7 juta per orang per hari.

Rinciannya yakni uang pecahan Rp20.000 sebanyak Rp2 juta, uang pecahan Rp10.000 sebanyak Rp1 juta, uang pecahan Rp5.000 sebanyak Rp500.000 dan uang pecahan Rp2.000 sebanyak Rp200.000.

Dan cara langkah membuka layanan penarikan uang pecah besar untuk kebutuhan gaji, Tunjangan Hari Raya (THR), Bantuan Sosial (Bansos), dan lain sebagainya. Layanan ini dibuka mulai pekan ketiga dan keempat April 2022.

Bank Indonesia juga membuka layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) melalui layanan kas keliling. Terdapat 124 titik lokasi layanan penukaran yang didukung oleh 41 bank di Kota Medan, Sumatra Utara, serta berpotensi untuk terus bertambah.

"Berpotensi bertambah ke depannya guna memenuhi kebutuhan uang masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Informasi terkait fasilitas dan layanan pemenuhan kebutuhan uang kartal akan terus dikomunikasikan kepada masyarakat," kata Doddy.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia idulfitri
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top