Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KKP Tabur 95.000 Bibit Ikan Baung dan Semah di Kampar

Sebanyak 85.000 bibit ikan baung, dan 10.000 bibit ikan shema (Ikan Gadi) ditaburkan di Sungai Sangolan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 Maret 2022  |  08:54 WIB
KKP Tabur 95.000 Bibit Ikan Baung dan Semah di Kampar
Ilustrasi. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya melestarikan serta mendorong keberlanjutan perikanan di Kabupaten Kampar, Riau, salah satunya dengan tabur bibit ikan baung dan bibit ikan semah.

Sekjen KKP RI Antam Novambar dalam siaran persnya menjelaskan kegiatan tabur bibit ini dilakukan di sungai Sangolan, anak dari Sungai Kampar tepatnya di desa Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten kampar, Jumat (18/3/2022) lalu.

Sebanyak 85.000 bibit ikan baung, dan 10.000 bibit ikan shema (Ikan Gadi) ditaburkan di Sungai Sangolan, dan sungai ini akan menjadi salah satu lubuk larangan. Yaitu kearifan lokal dalam memelihara, dan pengembangbiakan sumber daya ikan. 

"Kami telah melakukan penaburan bibit baung, ikan sema, selama ini kita hanya bisa ngambil, tidak menebar bibit kembali, kita harus memikirkan jangka panjang, memelihara pelestarian ikan ini," ujarnya.

Kemudian dia menjelaskan, Kampar dipilih dalam penaburan bibit ikan karena ada kearifan lokal dengan peran ninik mamak, tokoh dan elemen masyarakat dalam menjaga sungai larangan.

"Jangan sampai nanti sungai ada tapi tanpa ikan, kasihan anak cucu kita, kepada pihak keamanan dan pihak terkait tolong dicek pembuangan limbah yang menyebabkan matinya bibit - bibit ikan dan kepada bupati Kampar diminta memberi pengertian kepada masyarakat, agar menangkap ikan seperlunya saja, jangan berlebihan," ujarnya.

Kepala perwakilan Indonesia FAO United Nation wilayah Indonesia - Timor Leste, Rayendra Aryai kegiatan penaburan bibit ini sangat baik untuk melestarikan perikanan, termasuk di Kampar. "Kegiatan restocking ini sangat bagus dalam pelestarian akan ketersedian ikan," ujarnya.

Sementara itu Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto mengatakan, sangat bersyukur Kampar mendapatkan program restocking atau penambahan bibit ikan di Sungai Sangolan Desa Kuok Kabupaten Kampar.

Dia mengakui dalam pelestarian ikan yang makin hari makin berkurang, perlu upaya menjaga dan melindungi lubuk larangan ini sebagai pusat pengembangan sumber daya ikan. 

"Dengan pelaksanaan restocking ini kami berharap dengan penaburan benih ikan ini dapat memberikan keberlanjutan akan ketersedian ikan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteran bagi masyarakat tempatan," ujarnya.

Catur menambahkan di Kampar kini ada 41 lokasi lubuk larangan yang telah dilakukan penambahan bibit oleh pemerintah, dan harapan pihaknya seluruh elemen seperti tokoh masyarakat, kepala desa, ninik mamak, camat maupun berbagai pihak dapat memelihara sumber daya perikanan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau perikanan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top