Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPBD Sumbar Nyatakan 6 Warga Meninggal Akibat Gempa di Pasaman Barat, Ada Balita

Korban jiwa akibat bencana gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, masih terus didata.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  15:35 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PADANG - Korban jiwa akibat bencana gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, masih terus didata. Tapi hingga siang tadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 6 orang yang meninggal dunia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan telah melakukan koordinasi dengan BPBD Pasaman Barat dan Pasaman. Karena di dua daerah itu merasakan betul dampak dari bencana gempa tersebut.

"Sejauh ini saya mendapat informasi, total korban jiwa sebanyak 6 orang. Ada 3 orang dari Kabupaten Pasaman Barat, dan 3 orang lainnya dari Kabupaten Pasaman. Korban terdiri dari balita dan orang dewasa," katanya ketika dihubungi Bisnis, Jumat (25/2/2022).

Namun dia belum bisa memastikan usia dan nama korban tersebut. Rumainur menegaskan data tersebut akan terus diupdate karena tim BPBD di daerah tengah melakukan penanganan ke sejumlah rumah warga yang rusak akibat gempa.

Begitu pun kepada kondisi bangunan sekolah dan tempat ibadah, juga tengah dilakukan penanganan. Artinya tim BPBD saat ini belum menghimpun data secara keseluruhan.

"Kita lihat nanti di waktu sore harinya. Semoga ada data yang telah dirangkum akibat dampak gempa di Pasaman Barat itu," jelasnya.

Dia juga berharap pihak-pihak yang menyebarkan data agar tidak asal-asalan, sehingga tidak terjadi informasi yang simpang siur.

"Tunggu saja data dari Pusdalops ya. Karena dampaknya tidak hanya di Pasaman Barat, tapi daerah tetangga yakni di Pasaman," tutupnya. (k56)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa sumbar bpbd
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top