Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Airlangga : Transisi Pandemi Covid Jadi Endemi Disiapkan

Airlangga mengakui saat ini memang di beberapa daerah, kasus Omicron sudah menunjukkan penurunan, tapi belum semuanya merata.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  13:00 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan pengarahan saat di Pekanbaru (25/2/2022). - Bisnis/Arif Gunawan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan pengarahan saat di Pekanbaru (25/2/2022). - Bisnis/Arif Gunawan

Bisnis.com, PEKANBARU - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perubahan status pandemi Covid-19 menjadi endemi di Indonesia, akan bergantung terhadap penurunan kasus covid varian Omicron.

Airlangga mengakui saat ini memang di beberapa daerah, kasus Omicron sudah menunjukkan penurunan, tapi belum semuanya merata.

"Perubahan pandemi menjadi endemi bergantung kepada penurunan Omicron, dimana belum semua daerah kasus positifnya melandai. Pemerintah akan melakukan evaluasi setiap minggunya," ujarnya di Pekanbaru, Jumat (25/2/2022).

Dia mengatakan saat kasus positif sudah melandai secara merata di Indonesia, barulah pemerintah akan menentukan mekanismenya bagaimana agar status pandemi dapat diturunkan menjadi endemi. "Sedang disiapkan mekanismenya."

Airlangga menjelaskan penyebaran varian Omicron berbeda dengan varian Delta pada tahun lalu. Dimana puncak penyebaran Delta cukup lama, sedangkan Omicron diperkirakan hanya 42 hari.

Dari kondisi itu, saat ini kasus positif Omicron di beberapa daerah mulai menunjukkan penurunan. Jakarta dan Jawa Barat menurutnya mulai turun, disusul luar Jawa seperti NTT, Papua, dan Kepri.

"Harapannya Riau juga mulai turun kasus positifnya, walau sempat naik kemarin. Kuncinya dorong vaksinasi dan prokes secara disiplin."

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru kemenko perekonomian airlangga hartarto Covid-19 Covid-19
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top