Cadangan Batu Bara Sumsel Bisa Penuhi Pasokan Hingga 100 Tahun 

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Sumatra Selatan menyebutkan bahwa cadangan batu bara di provinsi itu masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi hingga 100 tahun mendatang.
Pekerja memeriksa kualitas batu bara di area pengumpulan Dermaga Batu bara Kertapati milik PT Bukit Asam Tbk. di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/1/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Pekerja memeriksa kualitas batu bara di area pengumpulan Dermaga Batu bara Kertapati milik PT Bukit Asam Tbk. di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/1/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Bisnis.com, PALEMBANG – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Sumatra Selatan menyebutkan bahwa cadangan batu bara di provinsi itu masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi hingga 100 tahun mendatang.

Kepala Dinas ESDM Sumsel Hendriansyah mengatakan terdapat sebanyak 22,2 miliar ton cadangan emas hitam di Bumi Sriwijaya.

“Dengan target produksi yang sebanyak 50 juta per tahun di Sumsel, ya masih sangat banyak,” katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (12/1/2022).

Sehingga, kata dia, jika dilihat dari sisi hulu tidak ada masalah untuk memasok kebutuhan batu bara baik untuk Sumsel maupun nasional.

Namun demikian, kata Hendriansyah, besarnya cadangan tersebut belum maksimal dengan pemanfaatannya. Apalagi dengan kondisi cuaca Sumsel saat ini yang berpotensi menganggu produksi batu bara.

“Saat ini kan Sumsel masih menghadapi musim penghujan sehingga beberapa aktivitas pertambangan terhenti dan tidak bisa memproduksi batu bara,” katanya.

Diketahui, berdasarkan data pertambangan mineral dan batu bara (minerba) yang dilansir dari Ditjen Minerba Kementerian ESDM per September 2021, terdapat 196 izin usaha pertambangan.

Dari ratusan IUP yang tersebar di Sumsel itu, sebanyak 129 izin merupakan IUP batu bara yang berstatus produksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Dinda Wulandari
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper